<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ria N Badaria</title>
	<atom:link href="http://nyonyakim.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nyonyakim.wordpress.com</link>
	<description>story from water black city</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Feb 2012 03:45:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nyonyakim.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/feee04ae7d1a31e6ed8e4317b95e0226?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Ria N Badaria</title>
		<link>http://nyonyakim.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nyonyakim.wordpress.com/osd.xml" title="Ria N Badaria" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nyonyakim.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Welcome to Dongmakgol</title>
		<link>http://nyonyakim.wordpress.com/2012/02/12/welcome-to-dongmakgol/</link>
		<comments>http://nyonyakim.wordpress.com/2012/02/12/welcome-to-dongmakgol/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2012 14:51:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nyonyakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review Film/Drama]]></category>
		<category><![CDATA[Jeong Jae Yeong]]></category>
		<category><![CDATA[Kang Hye Jeong]]></category>
		<category><![CDATA[Seo Jae Kyung]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Ha Kyun]]></category>
		<category><![CDATA[Steve Taschler]]></category>
		<category><![CDATA[Welcome to Dongmakgol]]></category>
		<category><![CDATA[Welcome to Dongmakgol review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nyonyakim.wordpress.com/?p=333</guid>
		<description><![CDATA[Welcome To Dongmakgol (웰컴 투 동막골) Directed by Park Kwang-hyun Written by Park Heung-shik, Song Hye-jin Starring : Shin Ha-kyun, Jeong Jae-yeong, Kang Hye-jeong. Seo Jae Kyung, Steve Taschler Welcome to Dongmakgol, adalah film yang bersetting di tahun 1950, saat perang antara Korea Selatan dan Korea Utara masih terjadi. Cerita dalam film ini diawali dengan jatuhnya pesawat tempur dari seorang tentara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=333&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-334" title="welcome to dongmakgol 1" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-1.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Welcome To Dongmakgol (웰컴 투 동막골)</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Directed by <a title="Park Kwang-hyun" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Park_Kwang-hyun">Park Kwang-hyun</a></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Written by <a title="Park Heung-shik" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Park_Heung-shik">Park Heung-shik</a>, <a title="Song Hye-jin (page does not exist)" href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Song_Hye-jin&amp;action=edit&amp;redlink=1">Song Hye-jin</a></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Starring : <a title="Shin Ha-kyun" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Shin_Ha-kyun">Shin Ha-kyun</a>, <a title="Jeong Jae-yeong" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Jeong_Jae-yeong">Jeong Jae-yeong</a>, <a title="Kang Hye-jeong" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kang_Hye-jeong">Kang Hye-jeong</a>. <a title="Seo Jae Kyung (page does not exist)" href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Seo_Jae_Kyung&amp;action=edit&amp;redlink=1">Seo Jae Kyung</a>, <a title="Steve Taschler (page does not exist)" href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Steve_Taschler&amp;action=edit&amp;redlink=1">Steve Taschler</a></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-333"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Welcome to Dongmakgol, </strong>adalah film yang bersetting di tahun 1950, saat perang antara Korea Selatan dan Korea Utara masih terjadi. Cerita dalam film ini diawali dengan jatuhnya pesawat tempur dari seorang tentara Amerika <strong>Neil Smith (Steve Taschler) </strong>ke sebuah pegunungan di Korea, setelah terjebak dalam kumpulan kupu-kupu yang tiba-tiba mengerubungi pesawatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Neil Smith ditolong oleh warga setempat dan di bawa ke sebuah perkampungan bernama <strong>Dongmakgol, </strong>dan dirawat oleh warga disana. Dongmakgol adalah sebuah perkampungan dimana penghuninya masih sangat terbelakang dalam segi teknologi dan pengetahuan, mereka seperti terisolasi dari kehidupan dunia luar, dan tidak terpengaruh dengan apa yang terjadi di luar perkampungan mereka. Mereka bahkan tidak pernah menyadari ada peperangan di luar sana.</p>
<p style="text-align:justify;">Disisi lain, di medan peperangan antara Korea Selatan dan Korea Utara, prajurit Korea Utara yang kehilangan banyak prajuritnya setelah dikalahkan oleh prajurit Korea Selatan, melarikan diri menuju pegunungan, tiga orang prajurit Korea Utara <strong>Rhee Soo Hwa</strong> (Jang Jae Yeong), <strong>Cha Young Hee</strong> (Lim Ha Ryong), <strong>Seo Taik Gi</strong> (Ryu Deok Hwan) bertemu dengan seorang gadis yang memiliki keterbelakangan mental <strong>Yeo Il</strong> (Kang Hye Jeong) yang kemudian membawa mereka ke Dongmakgol.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-9.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-343" title="welcome to dongmakgol 9" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-9.jpg?w=300&#038;h=202" alt="" width="300" height="202" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Disana secara mengejutkan mereka bertemu dengan dua tentara Korea Selatan <strong>Pyo Hyun Chul</strong> (Shin Ha Kyun) dan <strong>Moon Sang Sang</strong> (Seo Jae Kyung), yang juga dibawa masuk ke Dongmakgol oleh salah seorang penduduk.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-335" title="welcome to dongmakgol 2" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-2.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Ketegangan jelas langsung terjadi sesaat setelah dua kubu seteru ini saling bertemu, mereka siap membunuh satu sama lain seperti yang seharusnya mereka lakukan. Kedua kubu dengan sigap mengangkat senjata mereka dan mengarahkannya pada musuh yang mereka temui secara tidak terduga. Sementara itu warga Dongmakgol yang tidak mengetahui adanya peperangan antara Korea Selatan dan Korea Utara, seperti tidak terpengaruh dengan semua hal menegangkan yang terjadi di depan mereka, mereka malah terkesan santai menghadapi semuanya, membawa kelucuan, kekonyolan mewarnai ketegangan yang terjadi.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-336" title="welcome to dongmakgol 3" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-3.jpg?w=645&#038;h=443" alt="" width="645" height="443" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Dari kepanasan, kehujanan, pagi sampai malam, senjata kedua kubu berselisih tetap terangkat, sampai-sampai warga Dongmakgol tidak peduli lagi pada apa yang mereka lakukan.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-337" title="welcome to dongmakgol 4" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-4.jpg?w=645&#038;h=280" alt="" width="645" height="280" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Sampai Yeo Il, seorang gadis keterbelakangan mental, dengan begitu polosnya menarik kunci pembuka sebuah granat yang dipegang oleh tentara Korea Utara, membuat kepanikan seketika terjadi diantara prajurit, tanpa pilihan dengan tanpa sengaja granat itu terlempar ke gudang persedian makanan warga Dongmakgol meledakan umbi-umbian dan jagung yang menyebabkan seketika Dongmakgol dihujani popcorn.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-338" title="welcome to dongmakgol 5" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-5.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Pasca ledakan yang terjadi di gudang makanan, Dongmakgol terancam kekurangan bahan makanan, ini semua membuat para tentara yang berada di Dongmakgol merasa bersalah pada warga. Mengesampingkan perseteruan mereka untuk sementara, kedua kubu tentara itu membantu warga Dongmakgol untuk mengembalikan persedian bahan makanan mereka dengan menggali umbi-umbian dan semacamnya. Meski mereka terkesan tenang dan tidak terlihat bermusuhan, masing-masing masih saling waspada satu sama lain, mereka bahkan tidak bisa tidur dengan tenang, terlalu khawatir yang satu akan berencana melukai yang lain jika mereka tidak waspada.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-6.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-339" title="welcome to dongmakgol 6" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-6.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Berjalannya waktu, seiring usaha mereka bahu membahu membantu warga Dongmakgol, kedekatan antara prajurit Korea selatan, Korea Utara dan sang pilot Amerika mulai terjalin, mengikis semua permusuhan yang tadinya begitu terasa diantara mereka. Pelan-pelan mereka mulai merasa menjadi bagian dari warga Dongmakgol, dan Dongmakgol menjadi bagian dari mereka. Sebuah perasaan yang membuat para prajurit merasakan hal yang membahagiakan, alih-alih ketegangan perang yang terjadi diluar sana.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-7.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-340" title="welcome to dongmakgol 7" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-7.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-8.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-341" title="welcome to dongmakgol 8" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-8.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Namun ketenangan dan kegembiraan yang dirasakan para warga Dongmakgol dan para prajurit tidak berlangsung lama. Semua itu terusik dengan kedatangan pasukan gabungan Amerika &amp; Korea Selatan yang datang untuk menyelamatkan Neil Smith, yang mereka kira berada dalam sekapan para pemberontak. Dengan rencana besar-besaran, pasukan gabungan itu berencana untuk menghancurkan wilayah yang mereka kira sebagai wilayah musuh, tanpa mengetahui sebenarnya itu adalah pemukiman penduduk sipil.</p>
<p style="text-align:justify;">Di bawah pimpinan Pyo Hyun Chul, para prajurit itu bersatu untuk menyelamatkan warga Dongmakgol dan pemukiman mereka dari upaya penghancuran tentara gabungan. Untuk pertama kalinya mereka bersatu untuk melindungi warga Dongmakgol, walaupun dengan mempertaruhkan nyawa mereka.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Welcome To Dongmakgol </strong>dirilis pada Agustus 2005, dan menjadi film Korea yang masuk dalam kategori &#8216;<strong>The foreign language film&#8217; </strong>dalam ajang <strong>Academy Award </strong>pada tahun 2005, film ini juga menghantarkan <strong>Kang Hye Jeong, </strong>pemeran Yeo Il, sebagai pemenang aktris pendukung terbaik <strong>Grand Bell Award 2006. </strong>Tidak mengherankan film ini menjadi salah satu film yang sangat sukses di Korea selatan.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Untuk saya, film ini mungkin film dengan setting masa perang yang paling lucu yang pernah saya lihat, keluguan semua warga Dongmakgol, menciptakan banyak kelucuan dan kekonyolan dihampir semua scene dalam film ini. Walaupun pada bagian akhir penonton dibuat menghela nafas dengan semua hal yang terjadi, film ini tetap menjadi film yang amat sangat menghibur sekaligus menyentuh.. kalo boleh kasih jempol, saya akan kasih sepuluh jempol saya untuk film satu ini (Jiah kayak yang punya jempol sepuluh aja)&#8230; very recommended.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Welcome To Dongmakgol &#8211; Trailer</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/m-aaI1mykkQ?version=3&amp;rel=1&amp;fs=1&amp;showsearch=0&amp;showinfo=1&amp;iv_load_policy=1&amp;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p style="text-align:center;">credit : <a href="http://www.youtube.com/user/loveasianfilm">loveasianfilm</a></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Yang tertarik mau lihat film ini, bisa <span style="color:#ff0000;">Klik foto</span> di bawah ini</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.dramacrazy.net/korean-movie/welcome-to-dongmakgol-watch/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-342" title="welcometodongmakgol1" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcometodongmakgol1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Source : <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Welcome_to_Dongmakgol">Wikipedia</a>, <a href="http://www.dramacrazy.net/korean-movie/welcome-to-dongmakgol-watch/">Dramacrazy</a></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nyonyakim.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nyonyakim.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nyonyakim.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nyonyakim.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nyonyakim.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nyonyakim.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nyonyakim.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nyonyakim.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nyonyakim.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nyonyakim.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nyonyakim.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nyonyakim.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nyonyakim.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nyonyakim.wordpress.com/333/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=333&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nyonyakim.wordpress.com/2012/02/12/welcome-to-dongmakgol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7603cd73e0fb180d6450cf9e15d8b84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nyonyakim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">welcome to dongmakgol 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-9.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">welcome to dongmakgol 9</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">welcome to dongmakgol 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">welcome to dongmakgol 3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">welcome to dongmakgol 4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">welcome to dongmakgol 5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">welcome to dongmakgol 6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">welcome to dongmakgol 7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcome-to-dongmakgol-8.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">welcome to dongmakgol 8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/welcometodongmakgol1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">welcometodongmakgol1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sunshine Becomes You</title>
		<link>http://nyonyakim.wordpress.com/2012/02/04/sunshine-becomes-you/</link>
		<comments>http://nyonyakim.wordpress.com/2012/02/04/sunshine-becomes-you/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 03:02:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nyonyakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Buku/Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Alex Hirano]]></category>
		<category><![CDATA[Gramedia Pustaka Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ilana Tan]]></category>
		<category><![CDATA[Mia Clark]]></category>
		<category><![CDATA[Sunshine Becomes You]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nyonyakim.wordpress.com/?p=324</guid>
		<description><![CDATA[Sunshine Becomes You Penulis : Ilana Tan Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Sinopsis : “Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kaupercayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku.” Ini adalah salah satu kisah yang terjadi di bawah langit kota New York… Ini kisah tentang harapan yang muncul di tengah keputusasaan… Tentang impian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=324&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/sunshine1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-326" title="sunshine" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/sunshine1.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Sunshine Becomes You</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Penulis : Ilana Tan</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Penerbit : Gramedia Pustaka Utama</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-324"></span><em><strong>Sinopsis :</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kaupercayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku.”</em></p>
<p>Ini adalah salah satu kisah yang terjadi di bawah langit kota New York…<br />
Ini kisah tentang harapan yang muncul di tengah keputusasaan…<br />
Tentang impian yang bertahan di antara keraguan…<br />
Dan tentang cinta yang memberikan alasan untuk bertahan hidup.</p>
<p>Awalnya Alex Hirano lebih memilih jauh-jauh dari gadis itu—malaikat kegelapannya yang sudah membuatnya cacat.<br />
Kemudian Mia Clark tertawa dan Alex bertanya-tanya bagaimana ia dulu bisa berpikir gadis yang memiliki tawa secerah matahari itu adalah malaikat kegelapannya.</p>
<p>Awalnya mata hitam yang menatapnya dengan tajam dan dingin itu membuat Mia gemetar ketakutan dan berharap bumi menelannya detik itu juga.<br />
Kemudian Alex Hirano tersenyum dan jantung Mia yang malang melonjak dan berdebar begitu keras sampai Mia takut Alex bisa mendengarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>Sunshine Becomes You, </strong></em>bercerita tentang seniman klasik (<em>Pianist</em>) muda bernama <strong>Alex Hirano</strong> yang menjalani hidupnya di kota besar New York. Dan <strong>Mia Clark</strong> seorang penari kontemporer yang mengajar di sebuah studio tari.</p>
<p style="text-align:justify;">Alex Hirano awalnya merasa tidak ada yang istimewa dalam hidupnya aktivitasnya hanya  berputar dari musik dan pianonya. Tapi itu semua berubah sejak ia bertemu dengan gadis yang dikatakan <strong>Ray Hirano </strong>adiknya sebagai gadis yang disukainya. Mia Clark, sejak pertama kali bertemu Alex sudah merasa gadis itu bencana untuknya, seperti malaikat kegelapan yang kapan pun dapat melukainya. Apa yang dikatakan Alex bukan tanpa alasan, Mia Clark sudah membuat tangan kirinya menjadi tak berfungsi dipertemuan pertama mereka, dengan menjatuhkan diri dari atas tangga dan menimpa Alex.</p>
<p style="text-align:justify;">Entah takdir seperti apa yang mengikat Alex dan Mia, yang pasti sejak saat itu Alex tidak pernah menyukai Mia, dia selalu merasa gadis itu bisa melukainya kapan saja, ia tidak peduli adiknya memiliki perasaan istimewa seperti apa untuk gadis itu. yang jelas baginya berada jauh-jauh dari gadis yang membuat semua rencana konsernya berantakan dengan mencederai tangannya adalah pilihan yang terbaik.</p>
<p style="text-align:justify;">Sayang harapan Alex untuk menjauhkan diri dari Mia yang belakangan ia juluki sebagai &#8216;Malaikat Kegelapan&#8217; tidak berjalan sesuai harapan. Mia yang merasa sangat bersalah karena sudah menciderai tangan berharga dari seorang <em>pianist</em> terkenal, terus menawarkan bantuannya pada Alex, &#8220;<em>Aku bisa menjadi tangan kirimu</em>.&#8221; itu yang dikatakan gadis itu. Alex jelas menolak usulan gadis itu, ia merasa akan lebih baik tidak berhubungan lagi dengan gadis yang ia anggap akan mampu lebih banyak lagi menciderainya. Tapi gagasan itu tidak berlangsung lama, segala kesulitan dan kerepotan yang didapat Alex dalam beraktivitas dengan satu tangan, membuat Alex mau tidak mau dengan sangat terpaksa menerima tawaran Mia. Dan ia mulai menempatkan Mia sebagai <em>&#8216;Pesuruh dan pengurus rumah&#8217;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Awalnya tidak ada yang berjalan baik dengan hubungan Alex dan Mia saat itu. Alex yang masih kesal dengan Mia yang sudah membuatnya tidak ubahnya orang cacat. Mia yang menganggap Alex terlalu berlebihan dengan cidera ditangannya, tidak pernah bersikap bersahabat satu sama lain. Hingga pada akhirnya Alex menemukan hal-hal menarik tentang gadis itu, ia bahkan terpesona saat melihat gadis itu menari dihadapannya, satu hal yang tadinya tidak pernah direncanakan Alex untuk terasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Seiring berjalannya waktu, pelan-pelan Alex mulai menyukai senyuman Mia, pelan-pelan mulai tergantung pada Mia, pelan-pelan mulai merasa keberadaan Mia sangat penting untuknya, dan dia mulai merasa Mia gadis yang sangat istimewa, hingga pada akhirnya ia merasa sanggup bersaingan dengan adiknya Ray untuk mempertahankan beradaan Mia di dekatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun di tengah semua rasa yang dirasakan Alex, ia selalu merasa ada keraguan besar akan perasaan Mia padanya. Gadis itu selalu tersenyum, bicara dan menatap dengan cara yang sama pada semua orang, membuat Alex tidak merasa mendapat keistimewaan dari Mia. Terlepas dari semua keraguan yang ada, Alex menemukan fakta lain yang menghancurkan semua harapannya, fakta menyakitkan dari kondisi Mia yang membawa kemungkinan ia akan kehilangan Mia untuk selama-lamanya.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><em>Tidak berbeda dengan novel 4 musim yang ditulis Ilana Tan sebelumnya, Sunshine Becomes You menggambarkan kisah romantis yang sederhana namun mengena, membawa haru pembaca saat merasakan ketulusan cinta dari tokoh-tokoh yang ada&#8230; novel ini layak sekali menjadi koleksi.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/photo1248-copy.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-327" title="Photo1248 - Copy" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/photo1248-copy.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nyonyakim.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nyonyakim.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nyonyakim.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nyonyakim.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nyonyakim.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nyonyakim.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nyonyakim.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nyonyakim.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nyonyakim.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nyonyakim.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nyonyakim.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nyonyakim.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nyonyakim.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nyonyakim.wordpress.com/324/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=324&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nyonyakim.wordpress.com/2012/02/04/sunshine-becomes-you/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7603cd73e0fb180d6450cf9e15d8b84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nyonyakim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/sunshine1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sunshine</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/02/photo1248-copy.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Photo1248 - Copy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dreams Come True (꿈은 이루어진다)</title>
		<link>http://nyonyakim.wordpress.com/2012/01/17/dreams-come-true-%ea%bf%88%ec%9d%80-%ec%9d%b4%eb%a3%a8%ec%96%b4%ec%a7%84%eb%8b%a4/</link>
		<comments>http://nyonyakim.wordpress.com/2012/01/17/dreams-come-true-%ea%bf%88%ec%9d%80-%ec%9d%b4%eb%a3%a8%ec%96%b4%ec%a7%84%eb%8b%a4/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 02:57:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nyonyakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review Film/Drama]]></category>
		<category><![CDATA[Choi Ji Hyeon]]></category>
		<category><![CDATA[Dreams Come True]]></category>
		<category><![CDATA[Jeong Kyung Ho]]></category>
		<category><![CDATA[Kang Seong Jin]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Lee Seong Jae]]></category>
		<category><![CDATA[On the Pitch]]></category>
		<category><![CDATA[World Cup 2002]]></category>
		<category><![CDATA[Yoo Tae Woong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nyonyakim.wordpress.com/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Dreams Come True/On the Pitch (꿈은 이루어진다) Director : Kye Yun-Sik Cast : Lee Seong-jae, Choi Ji-hyeon, Kang Seong-jin, Jeong Kyung-ho, Yoo Tae-woong Release Date : May 27, 2010 Dreams Come True (On the Pitch) adalah film produksi Korea selatan yang mengambil setting di tahun 2002, saat untuk pertama kalinya Korea Selatan menjadi tuan rumah Piala Dunia, bersama dengan Jepang saat itu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=312&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-314" title="dream come true" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true1.jpg?w=645" alt=""   /></a><strong></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Dreams Come True/On the Pitch (꿈은 이루어진다)</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Director : <a title="Kye Yun-Sik" href="http://asianmediawiki.com/Kye_Yun-Sik">Kye Yun-Sik</a></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Cast :</strong> <strong><a href="http://www.hancinema.net/korean_Lee_Seong-jae.php">Lee Seong-jae</a>, <strong><a href="http://www.hancinema.net/korean_Choi_Ji-hyeon.php">Choi Ji-hyeon</a>, <strong><a href="http://www.hancinema.net/korean_Kang_Seong-jin.php">Kang Seong-jin</a>, <strong><a href="http://www.hancinema.net/korean_Jeong_Kyung-ho.php">Jeong Kyung-ho</a>, <strong><a href="http://www.hancinema.net/korean_Yoo_Tae-woong.php">Yoo Tae-woong</a></strong></strong></strong></strong></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Release Date : May 27, 2010</strong></p>
<p style="text-align:center;"><span id="more-312"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dreams Come True (On the Pitch)</strong> adalah film produksi Korea selatan yang mengambil <em>setting</em> di tahun 2002, saat untuk pertama kalinya Korea Selatan menjadi tuan rumah Piala Dunia, bersama dengan Jepang saat itu. Film ini bercerita tentang seorang pemimpin pasukan Korea Utara (<strong>Lee Seong Jae</strong>) yang sangat mencintai Sepak Bola, membuatnya ikut terbawa suka cita dan semangat Negara tetangga yang sekaligus juga lawan mereka selama ini. Diberbagai kesempatan ia selalu mengajak anak-anak buahnya untuk bermain Sepak Bola disela latihan dan tugas militer mereka, hingga pada akhirnya mereka ikut tergila-gila dengan Sepak Bola. Kegilaan sang pemimpin bersama beberapa prajuritnya pada sepak bola bukan tanpa tentangan, atasan mereka jelas menentang keras apa yang mereka lakukan. Atasan mereka selalu mengatakan bahwa banyak terpengaruh dengan kebudayaan Korea Selatan termasuk Sepak Bola bisa merubah Ideologi mereka nantinya. Dan tidak jarang juga atasan mereka merusak bola yang biasa mereka pakai untuk bermain, karena bola itu buatan Korea Selatan, sampai-sampai akhirnya para pecinta Sepak Bola ini memiliki ide untuk melukis bendera Korea Utara di bola yang mereka pakai, agar atasan mereka tidak merusak bola mereka lagi dan mereka bisa tetap bermain.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;<em>Sepak Bola tidak akan merubah Ideologi kita</em>.&#8221; Kalimat itu yang selalu dikatakan sang pemimpin pasukan, untuk menyemangati anak-anak buahnya setiap kali mereka mendapat tentangan keras dari atasan mereka.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-315" title="dream come true 2" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-2.jpg?w=645&#038;h=432" alt="" width="645" height="432" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Maka kecintaan mereka pada Sepak Bola terus bertambah, puncaknya ketika Negara tetangga mereka Korea Selatan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia di tahun 2002. Dengan sangat putus asa mereka menyayangkan situasi politik yang membuat mereka tidak dapat melihat siaran Piala Dunia secara langsung.</p>
<p style="text-align:justify;">Sepak Bola juga membuat mereka melupakan ketegangan mereka dengan seteru mereka Korea Selatan,  mereka berteman sangat baik dengan pasukan Korea Selatan. Kedua kubu prajurit yang biasanya adu senjata ini, kini bisa berteman berkat kecintaan mereka pada sepak bola.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-316" title="dream come true 3" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-3.jpg?w=645&#038;h=432" alt="" width="645" height="432" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Kecintaan prajurit-prajurit Korea Utara pada Sepak Bola juga yang membuat mereka berani mengambil resiko untuk mendengarkan siaran pertandingan Piala Dunia secara langsung melalui siaran radio komunikasi rahasia. Akhirnya berkat bantuan prajurit Korea Selatan mereka bisa mengikuti ajang Piala Dunia, walaupun dengan sembunyi-sembunyi.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-317" title="dream come true 4" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-4.jpg?w=645&#038;h=432" alt="" width="645" height="432" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Lewat pertandingan yang selalu mereka dengar, kecintaan mereka pada Sepak Bola semakin menggila. Awalnya mereka tidak pernah berniat untuk menjadi pendukung Korea Selatan, tapi dengan kehebatan Korea Selatan pelan-pelan mereka menjadi pendukung tim Negara seteru mereka itu. Pertemanan para prajurit Korea Utara ini dengan prajurit Korea Selatan pun terjalin semakin baik. Mereka melakukan semacam pertandingan Sepak Bola persahabatan, dan saling bertukar kaos selesai pertandingan, bahkan kedua kubu seteru ini  mengadakan acara nonton bareng pertandingan Piala Dunia di markas Korea Selatan.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-6.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-318" title="dream come true 6" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-6.jpg?w=645&#038;h=460" alt="" width="645" height="460" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-319" title="dream come true 5" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-5.jpg?w=645&#038;h=432" alt="" width="645" height="432" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Namun kesukacitaan mereka tampaknya tidak berlangsung lama. Pihak militer Korea Utara yang mulai menyadari adanya kejanggalan dalam jalur komunikasi mereka, mencurigai adanya aktivitas mata-mata Korea Selatan dalam kubu mereka. Berbagai penyelidikan dilakukan oleh pihak militer Korea Utara, membuat apa yang ditakuti para prajurit pecinta Sepak Bola itu menjadi nyata. Pelan-pelan apa yang mereka lakukan secara rahasia mulai diketahui pihak militer Korea Utara, yang secara otomatis menempatkan mereka pada posisi orang-orang yang dicurigai sebagai mata-mata Korea Selatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sang pemimpin regu pecinta Sepak Bola mengatakan pada semua anak buahnya untuk tidak mengatakan apa-apa tentang apa yang mereka lakukan selama ini, ia mengatakan ia akan menanggung semua ini seorang diri dan tidak akan membiarkan prajuritnya terluka sedikit pun karena ini. Maka jadilah sang pemimpin menjadi satu-satunya orang yang dicurigai sebagai mata-mata Korea Selatan.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-7.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-320" title="dream come true 7" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-7.jpg?w=645&#038;h=432" alt="" width="645" height="432" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Ancaman hukuman mati jelas langsung diterima olehnya sebagai orang yang dicurigai sebagai mata-mata Negara musuh. Membawa kemungkinan kecintaannya pada Sepak Bola mengakibatkannya harus kehilangan nyawanya.</p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>Dreams Come True</strong> dibuat untuk menyambut Piala Dunia tahun 2010, dimana Korea Selatan kembali berpastisipasi dalam ajang Sepak Bola paling bergengsi di Dunia ini. Untuk saya film ini amat sangat menghibur, tingkah-tingkah konyol tokoh-tokoh yang ada berhasil membuat kelucuan begitu terasa. Tapi bukan hanya kekonyolan saja yang tergambar dengan baik dalam film ini, kesetiakawanan dan kebersamaan begitu kental terasa, hingga membuat penonton akan ikut menangis terharu karenanya&#8230; Keren abis pokoknya.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dreams Come True &#8211; Trailer</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/uugxZfBUBR0?version=3&amp;rel=1&amp;fs=1&amp;showsearch=0&amp;showinfo=1&amp;iv_load_policy=1&amp;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p style="text-align:center;">credit : <a href="http://www.youtube.com/user/KMDb01?feature=watch">KMDb01</a> You Tube</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dreams Come True Ost &#8211; Super Junior (Victory Korea)</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/jCdYAYPjZ4M?version=3&amp;rel=1&amp;fs=1&amp;showsearch=0&amp;showinfo=1&amp;iv_load_policy=1&amp;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p style="text-align:center;">credit : <a href="http://www.youtube.com/user/sment">sment</a> You Tube</p>
<p style="text-align:justify;">Yang penasaran sama film ini bisa <strong>Klik Foto </strong>di bawah ini untuk<em> Streaming.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.dramacrazy.net/korean-movie/dreams-come-true-watch/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-321" title="dream come true 8" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-8.jpg?w=209&#038;h=300" alt="" width="209" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Source :<a href="http://www.hancinema.net/korean_movie_On_the_Pitch-cast.html"> hancinema</a>, <a href="http://www.dramacrazy.net">dramacrazy</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nyonyakim.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nyonyakim.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nyonyakim.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nyonyakim.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nyonyakim.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nyonyakim.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nyonyakim.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nyonyakim.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nyonyakim.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nyonyakim.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nyonyakim.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nyonyakim.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nyonyakim.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nyonyakim.wordpress.com/312/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=312&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nyonyakim.wordpress.com/2012/01/17/dreams-come-true-%ea%bf%88%ec%9d%80-%ec%9d%b4%eb%a3%a8%ec%96%b4%ec%a7%84%eb%8b%a4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7603cd73e0fb180d6450cf9e15d8b84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nyonyakim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dream come true</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dream come true 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dream come true 3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dream come true 4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dream come true 6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dream come true 5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dream come true 7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/dream-come-true-8.jpg?w=209" medium="image">
			<media:title type="html">dream come true 8</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Because I Love Her (fan fiction)</title>
		<link>http://nyonyakim.wordpress.com/2012/01/12/because-i-love-her-fan-fiction/</link>
		<comments>http://nyonyakim.wordpress.com/2012/01/12/because-i-love-her-fan-fiction/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 14:34:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nyonyakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fan Fiction]]></category>
		<category><![CDATA[fan fiction]]></category>
		<category><![CDATA[Kim Jin Ho]]></category>
		<category><![CDATA[Lee Seok Hoon]]></category>
		<category><![CDATA[Ria N Badaria]]></category>
		<category><![CDATA[SG Wannabe]]></category>
		<category><![CDATA[SG Wannabe's fan fiction]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nyonyakim.wordpress.com/?p=306</guid>
		<description><![CDATA[Saat pertama kali melihatnya aku tahu aku tertarik padanya. Tapi aku tidak pernah menyangka perasaan ini akan begitu dalam dan menyesakkan. “Because I Love Her” Dia bukan seseorang yang aku kenal cukup dekat, aku hanya bertemu dengan beberapa kali saja, tidak banyak yang kami bicarakan, aku dengannya hanya saling menyapa. Kenyataan yang sangat aku sesalkan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=306&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat pertama kali melihatnya aku tahu aku tertarik padanya. Tapi aku tidak pernah menyangka perasaan ini akan begitu dalam dan menyesakkan.</p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#800000;">“Because I Love Her”</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/sg-wannabe-wallpaper-2-edit.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-307" title="sg wannabe wallpaper 2 edit" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/sg-wannabe-wallpaper-2-edit.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-306"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dia bukan seseorang yang aku kenal cukup dekat, aku hanya bertemu dengan beberapa kali saja, tidak banyak yang kami bicarakan, aku dengannya hanya saling menyapa. Kenyataan yang sangat aku sesalkan.</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau sudah datang.” Kata yang pasti diucapkan Seok Hoon <em>hyeong </em>untuk menyambutku setiap kali aku muncul di ruang siarannya. Dan dia akan mengguratkan senyum paling sempurnanya seperti biasa, seakan aku ini <em>fans</em> yang mengidamkan senyumannya.</p>
<p style="text-align:justify;">            Entah kenapa, ada sesuatu yang tidak aku sukai darinya belakangan ini, membuat perasaanku selalu tidak nyaman setiap kali aku melihat orang ini. Dia terlalu diberkahi banyak hal oleh Tuhan, dan piciknya aku marah dengan semua itu.</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau sudah makan.” Kembali Seok Hoon <em>hyeong</em> bertanya padaku, dan rasanya aku masih enggan untuk menjawabnya. “Hei Kim Jin Ho, ada apa denganmu, kau sakit?”</p>
<p style="text-align:justify;">            Aku mengerjapkan mataku, tersenyum kaku padanya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku baik-baik saja <em>hyeong</em>, hanya sedikit lelah.” Jawabku akhirnya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Ya kita semua lelah akhir-akhir ini, banyak hal yang harus kita lakukan untuk persiapan konser <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/SG_Wannabe">SG Wannabe</a>, tapi semua akan kita lalui dengan baik.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Ia menepuk pundakku seperti biasanya, menempatkan dirinya sebagai anggota tertua yang sangat bijaksana. Satu hal yang membuatku tidak punya alasan untuk tidak menyukai.</p>
<p style="text-align:justify;">“<em>Annyeonghaseyo…</em>” Seseorang masuk ke dalam ruang siaran, membungkuk sopan untuk menyapa semua orang. “Maaf aku datang terlambat malam ini.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Wajahnya begitu cantik dengan senyum di wajahnya. Ya memang ia selalu terlihat sangat cantik, paling tidak itu yang terlihat di mataku.</p>
<p style="text-align:justify;">“Ah Jin Ho <em>ssi</em>, kau datang lagi… apa kabar?” Sapanya, seraya menghampiriku dengan wajah penuh senyumnya. Andai dia tahu yang dilakukannya membuat jantungku berdetak begitu cepat.</p>
<p style="text-align:justify;">“Iya Hye Jin <em>ssi,</em> aku diminta Seok Hoon <em>hyeong</em> untuk bergabung dalam siaran malam ini.” Jelasku, bersyukur sekali aku tidak tergagap saat mengatakan semuanya.</p>
<p style="text-align:justify;">            Han Hye Jin, gadis itu mengangguk cantik menyusul perkataanku. Entah sejak kapan ia selalu terlihat cantik di mataku apapun yang dilakukannya. Sejak pertama kali aku bertemu dengannya mungkin. Aku mengenalnya sebagai salah satu staf Ten Ten Club, dimana Lee Seok Hoon yang menjadi DJ tetap program siaran ini setiap malamnya. Awalnya aku hanya datang bersama SG Wannabe sebagai bintang tamu yang datang untuk memberi dukungan pada Seok Hoon <em>hyeong </em>diawal masa siarannya. Kini aku datang sebagai diriku sendiri, mengatakan aku bersedia menjadi pendamping tetap Lee Seok Hoon di siaran Ten Ten Club hari Rabu, menggantikan seniorku, salah satu anggota group vokal terkenal V.O.S yang akan masuk Wajib Militer bulan ini.</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku senang kau datang. Aku sangat suka kau bernyanyi dalam siaran ini, aku seperti dalam sebuah konser jika mendengar kau bernyanyi disini.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Aku tersenyum, berharap wajahku tidak terlihat seperti udang rebus saat ia mengatakan semua itu padaku. Karena semua pujian darinya tanpa alasan yang jelas selalu membuatku merasa senang sekaligus malu. Dia menyukai suaraku itu yang selalu dia katakan padaku.</p>
<p style="text-align:justify;">“Kita harus segera memulai siaran.” Seok Hoon <em>hyeong</em> memukul kepalaku dengan gulunga kertas yang dipegangnya, membuyarkan segala hal berbunga-bunga dalam pikiranku.</p>
<p style="text-align:justify;">            Tanpa banyak kata aku beranjak dari kursi yang aku duduki, berjalan masuk ke ruang siaran mengikuti Lee Seok Hoon.</p>
<p style="text-align:justify;">“Semoga berjalan baik Jin Ho <em>ssi</em>.” Hye Jin mengatakan kalimat yang sama setiap kali aku akan masuk ruang siaran, seakan ia melakukan itu semua untuk memberikan semangat untuk amatiran sepertiku, dan itu menyenangkan.</p>
<p style="text-align:justify;">“Mohon bantuannya Hye Jin <em>ssi</em>.”Aku membungkuk sopan, menyembunyikan senyum senang dari tatapannya.</p>
<p style="text-align:justify;">            Seperti biasa siaran Ten Ten Club dimulai dari jam 8 malam sampai jam 10 malam. Dua jam yang rasanya menjadi rentan waktu yang penuh debaran bagiku. Mungkin terkesan aneh kalau aku mengatakan aku tegang sepanjang siaran ini, orang yang biasa berdiri di depan begitu banyak penonton, rasanya janggal harus gugup saat berada di ruang siaran selama 2 jam, untuk bernyanyi di depan pendengar yang tidak melihatku. Tapi dengan keberadaan Han Hye Jin yang selalu memperhatikan ruang siaran, dimana aku berada di dalamnya, itu rasanya sama seperti saat naik ke atas panggung diawal aku debut dulu. Dan satu hal paling menyenangkan dari semuanya, aku sangat suka saat ia bertepuk tangan dari luar ruang siaran selesai aku bernyanyi dalam siaran ini. Itu rasanya seperti aku mendapat tepukan tangan meriah dari ribuan penonton konser SG Wannabe saat aku tampil solo.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:center;" align="center">*          *          *</p>
<p style="text-align:justify;" align="center">
<p style="text-align:justify;">“Aku sedang tidak bisa memakan ini semua.” Kata Seok Hoon <em>hyeong</em>, saat kami duduk diluar ruang siaran, 10 menit setelah siaran selesai. “Kau tahu, aku harus mengontrol makananku mulai sekarang ini.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Han Hye Jin terlihat menunduk menatap kotak bekal yang dibawanya, aku melihat ada sedikit kekecewaan di wajahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Maaf kan aku <em>seonbae </em>aku tidak tahu kau sudah mulai diet-mu hari ini.” Katanya pelan. “Kalau aku tahu kau memulai diet hari ini, aku tidak akan membawakan makanan yang tidak bisa kau makan seperti ini.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Ini jelas bukan salahmu, aku hanya mengambil saat yang tidak tepat untuk mengontrol makanku.” Seok Hoon <em>hyeong</em>berkata sambil sekali lagi memberikan senyum sempurnanya. “Terima kasih kau sudah membawakan bekal ini untukku, lain kali aku pasti memakannya. Aku sangat menyesal tidak bisa memakannya hari ini, itu semua terlihat lezat.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Tidak apa-apa <em>seonbae</em>, lain kali aku akan membawakan menu lain yang baik untuk diet-mu.” Hye Jin berkata pelan, masih ada sedikit kekecewaan terlihat. Membuatku hanya bisa menatapnya dan semua makanan yang dibawanya dengan prihatin.</p>
<p style="text-align:justify;">            Ponsel Lee Seok Hoon berdengung, membuatnya segera beranjak dari kursinya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku harus bertemu dengan seseorang di lobi bawah. Kalian makanlah dulu, aku akan kembali setelah ini. Jin Ho kau harus menungguku, kita keluar sama-sama.” Kata Seok Hoon <em>hyeong</em> sebelum berjalan bergegas keluar, meninggalkan aku berdua bersama Hye Jin dan beberapa staf radio yg sepertinya sibuk dengan pekerjaan masing-masing.</p>
<p style="text-align:justify;">“Terima kasih untuk bekalnya Hye Jin <em>ssi</em>.” Kataku, sekedar untuk mengembalikan perhatian Hye Jin yang sedari tadi hanya diam setelah Seok Hoon <em>hyeong</em> pergi.</p>
<p style="text-align:justify;">“Oh iya… makan yang banyak Jin Ho <em>ssi</em>.” Katanya seakan baru saja menyadari keadaan di sekitarnya. “Aku sengaja membuat banyak karena kau akan datang hari ini.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Seok Hoon <em>hyeong</em> belakangan memang sedang kembali memulai dietnya, kau tahu dia sangat serius dalam hal ini, karena dia bersusah payah untuk mendapat berat badannya yang sekarang ini.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Han Hye Jin hanya mengangguk mendengar semua yang aku katakan. Senyum kecil tetap terlihat di wajahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku tahu… aku mengenalnya pada masa-masa itu, aku sering melihatnya begitu pucat dengan diet ketatnya saat kami masih di universitas dulu.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Kalau begitu kau tidak akan kecewa kalau bagian Seok Hoon <em>hyeong</em> aku yang makan.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Tentu saja tidak… aku senang kalau ada yang memakan apa yang aku buat, aku malah akan sangat berterima kasih kalau kau mau menghabiskannya.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku akan menghabiskannya. Porsi makanku cukup besar, dan aku sedang tidak diet.” Kataku, mengambil satu potong kimbab dengan sumpit yang ku pegang, memasukkannya ke dalam mulut. “Kau pandai memasak Hye Jin <em>ssi</em>, selalu menyenangkan siaran disini dan memakan bekal buatanmu setelahnya.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Kalau kau menyukainya, aku akan membuatkannya untukmu setiap minggunya.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Benarkah… aku akan sangat berterima kasih untuk itu.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Han Hye Jin mengangguk mengiyakan, senyum tetap mengembang di wajah cantiknya, membuat rasa menyenangkan tidak terjelaskan memenuhi benakku. Lee Seok Hoon mungkin tidak tahu apa yang baru saja dia lewatkan. Perhatian dari seorang gadis yang begitu baik, seorang yang gadis yang diam-diam aku sukai tapi malah menyukai orang lain.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:center;" align="center">*          *          *</p>
<p style="text-align:justify;" align="center">
<p style="text-align:justify;">            Aku menatap kearah Seok Hoon <em>hyeong</em> yang duduk di salah satu sudut ruang latihan vokal kami, wajahnya terlihat menunduk lesu. Aku sudah terbiasa melihatnya seperti ini, tepatnya sejak 2 tahun lalu.</p>
<p style="text-align:justify;">“Ajak dia untuk makan siang bersama kita.” Kata Yong Jun <em>hyeong</em>. “Sejak pagi tadi aku belum melihatnya memasukkan apapun ke dalam mulutnya, ia hanya berlatih keras seperti orang gila.”</p>
<p style="text-align:justify;">             Aku mengangguk mengerti. Aku berjalan mendekati Seok Hoon <em>hyeong</em> sesaat setelah Yong Jun <em>hyeong</em>meninggalkan ruang latihan. Aku selalu tidak nyaman melihat Lee Seok Hoon yang seperti ini, kesedihan di wajahnya membuatku ikut sedih juga, mungkin ada teori yang mengatakan kalau rasa sedih itu menular.</p>
<p style="text-align:justify;">“<em>Hyeong</em>…” Aku duduk di sampingnya, tersenyum saat wajah lusuh itu menoleh kearahku. “Kita harus makan siang sebelum melanjutkan latihan, Yong Jun <em>hyeong</em> bilang kita makan bersama di bawah.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Kalian makanlah dulu, aku belum ingin makan.” Katanya dengan suaranya yang begitu datar.</p>
<p style="text-align:justify;">            Aku menghela nafas pelan, sulit untuk menghadapi keadaan seperti ini. aku jelas bukan tipe orang yang pandai menghibur seseorang.</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau harus memakan sesuatu, sejak pagi tadi kau belum makan bukan. Kau harus memakan sesuatu kalau kau ingin punya tenaga.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau terdengar seperti ibuku.” Katanya, senyum kaku tergurat di wajahnya. “Aku akan pulang ke Incheon setelah ini, aku bisa makan disana nanti.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau akan pingsan sebelum sampai ke Incheon.” Kataku serius.</p>
<p style="text-align:justify;">“Itu tidak akan terjadi.” Seok Hoon <em>hyeong</em> mendorong kepalaku seperti biasanya. “Aku tidak selemah yang kau kira.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Lee Seok Hoon bangun dari duduknya, kembali tersenyum. Ya memang akan terkesan sia-sia menunjukkan perhatianmu pada orang satu ini.</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau tidak apa-apa pergi sendiri?” Tanyaku lagi seraya beranjak dari dudukku.</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku baik-baik saja. Besok aku akan kembali kesini pagi-pagi sekali… aku pergi.” Seok Hoon <em>hyeong</em> melangkah keluar setelah menepuk bahuku.</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku akan neneleponmu nanti.” Kataku pada punggung Seok Hoon <em>hyeong</em> yang menjauh. Tanpa menoleh ia hanya melambaikan sebelah tangannya.</p>
<p style="text-align:justify;">            Setiap tahun Seok Hoon <em>hyeong</em> memang akan berubah seperti ini. Di hari peringatan kematian Lee Yoon Hee (<em>Baca–&gt; <a title="Goodbye With Smile (fan fiction)" href="http://nyonyakim.wordpress.com/2011/12/29/goodbye-with-smile-fan-fiction/">Goodbye With Smile</a></em>), ia akan berubah menjadi begitu murung. Tidak mengherankan memang, siapa pun akan sama sepertinya jika diingatkan kembali dengan hari dimana ia kehilangan seseorang yang begitu berarti untuknya. Walaupun semua itu sudah berlalu selama 2 tahun, itu tidak menjadikan Lee Seok Hoon lupa dengan kesedihan dan kehilangan yang dirasakannya saat itu.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:center;" align="center">*          *          *</p>
<p style="text-align:justify;" align="center">
<p style="text-align:justify;">            Aku melihat Han Hye Jin sedang menatapnya sekarang, pandangan mata gadis itu menyiratkan begitu banyak rasa. Dan sayangnya tatapan itu diberikan untuk Lee Seok Hoon.</p>
<p style="text-align:justify;">“<em>Annyeonghaseyo</em>… Hye Jin <em>ssi</em>.” Kataku sekedar untuk mengumumkan kedatanganku di ruang siaran.</p>
<p style="text-align:justify;">Han Hye Jin menoleh kearahku, senyum seperti biasa mengembang di wajahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau sudah datang Jin Ho <em>ssi</em>.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Aku mengangguk, membalas senyumnya. Matanya kembali beralih kearah Seok Hoon <em>hyeong</em> yang duduk di salah satu sudut di dalam ruang siaran, terlihat sangat berkonsentrasi dengan kertas-kertas yang sedang dilihatnya, ia bahkan seperti tidak menyadari kedatanganku.</p>
<p style="text-align:justify;">“Seok Hoon <em>hyeong</em> sudah datang rupanya.” Kataku lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">“Dia datang sejak satu jam yang lalu.” Jawab Hye Jin. “Tapi tidak banyak yang dikatakannya sejak ia berada disini, ia hanya duduk menyendiri seakan sibuk dengan semua hal yang dikerjakannya.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Aku menghela nafas pelan, tidak mengherankan akan seperti ini. Lee Seok Hoon memang akan seperti itu setelah peringatan hari kematian Lee Yoon Hee, aku sangat tahu ekspresi yang diperlihatkannya sekarang, karena aku sudah sangat akrab dengan ekspresi itu sejak dua tahun lalu.</p>
<p style="text-align:justify;">“Dia terlihat sangat sedih.” Hye Jin tiba-tiba bicara. “Dua tahun belum cukup membuatnya melupakan kepergian Yoon Hee.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Ya… mungkin sangat sulit untuk Seok Hoon <em>hyeong</em> melupakannya, dia sangat mencintai Yoon Hee, aku rasa butuh waktu lebih banyak baginya untuk melupakan Yoon Hee.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Hye Jin mengangguk pelan seakan dia mengerti benar apa yang dirasakan Lee Seok Hoon sekarang. Tapi tak berapa lama setelah itu aku melihatnya menunduk sedih, dan aku tahu itu karena apa.</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau menyukai Seok Hoon <em>hyeong </em>Hye Jin <em>ssi</em>.” Kata-kata itu keluar begitu saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Wajah Hye Jin langsung menatap tegang kearahku, terlihat sekali kalau dia terkejut mendengarku mengatakan itu semua.</p>
<p style="text-align:justify;">“Jin Ho <em>ssi</em>… aku…”</p>
<p style="text-align:justify;">“Jin Ho kau sudah datang.”</p>
<p style="text-align:justify;">Lee Seok Hoon keluar dari ruang siaran, menghentikan kata-kata yang akan dikeluarkan Hye Jin.</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku harus keluar sebentar.” Kata Hye Jin kemudian, sebelum bergegas keluar ruangan.</p>
<p style="text-align:justify;">            Aku menatap lesu Han Hye Jin yang berjalan keluar seakan tidak ingin berada begitu lama ditempat yang sama denganku. Harusnya aku memang tidak mengatakan itu semua padanya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Apa yang sedang kalian bicarakan tadi? Mengapa Hye Jin terkesan menghindar?”</p>
<p style="text-align:justify;">            Aku mengerling kesal kearah Lee Seok Hoon, rasa kesal tak terjelaskan ini kembali terasa. Untuk orang perasa seperti Lee Seok Hoon yang selalu menangis di lagu terakhir konser saat melihat betapa tulusnya <em>fans</em> mencintai SG Wannabe, menggelikan sekali kalau dia sampai tidak menyadari ada seseorang yang menyukai dan memperhatikan selama bertahun-tahun.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:center;" align="center">*          *          *</p>
<p style="text-align:justify;" align="center">
<p style="text-align:justify;">“Aku tidak pernah mengerti apa yang kau maksud.” Seok Hoon <em>hyeong</em> mengerutkan keningnya. “Kau baru saja mengatakan aku tidak peka.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Matanya yang tidak dihiasi kaca mata yang menjadi ciri khas-nya membesar menatapku seakan aku baru saja mengatakan hal buruk tentangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau memang tidak peka <em>hyeong</em>, tanpa kau sadari kau sudah menyakiti perasaan seseorang, karena kau terlalu lama larut dalam kesedihan.” Sekali lagi aku mengatakan kalimat yang sama.</p>
<p style="text-align:justify;">            Entah apa yang terjadi pada diriku hari ini, aku sendiri tidak tahu alasan pasti mengapa aku harus mengatakan ini semua pada Seok Hoon <em>hyeong</em>. Hanya saja aku merasa, harus ada seseorang yang membuat Lee Seok Hoon tahu bahwa ada seorang gadis yang terluka karena ketidakpekaannya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Lalu kemana arah pembicaraan ini sebenarnya.” Seok Hoon <em>hyeong</em> menatap tajam kearahku, “Siapa yang sudah aku sakiti?”</p>
<p style="text-align:justify;">“Han Hye Jin menyukaimu <em>hyeong</em>.” Kataku akhirnya, seraya menghela nafas pelan. “Apa kau tidak pernah menyadarinya.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Mata Lee Seok Hoon membesar, terlihat sekali kalau dia sangat terkejut dengan apa yang aku katakan. Tapi sepertinya bukan hanya ia yang terkejut dengan yang kukatakan. Suara barang jatuh mengalihkan perhatian kami, seketika kami berdua <em>refleks</em> menoleh ke belakang, kearah pintu masuk ruang latihan vokal. Betapa terkejutnya aku saat melihat Han Hye Jin berdiri disana.</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku… aku datang untuk…” Ia berkata terbata, matanya menatap bergantian kami berdua. “Aku sebaiknya kembali nanti… permisi.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Han Hye Jin berjalan bergegas meninggalkan kami, setengah berlari yang aku lihat. Kotak bekal yang biasa dibawanya tergeletak di lantai ruang latihan. Aku dan Seok Hoon <em>hyeong </em>betukar pandang, seakan dalam hati kami saling bertanya apa yang harus dilakukan untuk ini.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:center;" align="center">*          *          *</p>
<p style="text-align:justify;" align="center">
<p style="text-align:justify;">            Han Hye Jin tidak muncul di stasiun Radio sehari setelah apa yang terjadi di ruang latihan. Itu yang dikatakan Seok Hoon <em>hyeong </em>saat aku meneleponnya. Han Hye Jin meminta ijin untuk tidak masuk kemarin, mungkin kah ini semua karena kelancanganku memberitahukan mengenai perasaannya pada Lee Seok Hoon.</p>
<p style="text-align:justify;">            Aku menatap ponselku, hanya tinggal sekali sentuh untuk menelepon Han Hye Jin. Tapi seperti beberapa jam lalu, aku tidak berani melakukannya. Aku bersalah padanya, mungkin itu yang membuatku takut untuk menghubunginya, dia mungkin sama sekali tidak ingin bicara padaku setelah kejadian kemarin. Berkat kebodohanku semua jadi berjalan kacau sekarang.</p>
<p style="text-align:justify;">            Aku menyenyakkan diriku di atas tempat tidur, perasaan bersalah ini membuatku merasa lebih lelah dari menjalankan rangkaian tour konser SG Wannabe.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:center;" align="center">*          *          *</p>
<p style="text-align:justify;" align="center">
<p style="text-align:justify;">            Lee Seok Hoon dan Han Hye Jin duduk di salah satu kursi taman, di depan gedung stasiun radio. Mereka akhirnya bicara berdua setelah kejadian kemarin. Aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan sekarang, aku hanya melihat mereka dari kejauhan, mereka bahkan memunggungiku, membuatku sama sekali tidak bisa melihat ekspresi mereka. Berdiri  menatap kearah dua orang ini membuatku sangat cemas, bisa kah Seok Hoon <em>hyeong</em> memberikan pengertian yang baik untuk Hye Jin, akan tetap terluka kah ia setelah sekali lagi Lee Seok Hoon mengatakan ia tidak bisa membalas perasaan gadis itu. Semua itu memenuhi kepalaku, membuatku begitu ingin… ah aku tidak tahu ingin apa.</p>
<p style="text-align:justify;">            Tidak berapa lama setelah itu, aku melihat Lee Seok Hoon beranjak pergi, meninggalkan Han Hye Jin yang masih duduk di kursi taman, setelah tangannya terlihat mengusap pelan kepala Han Hye Jin.</p>
<p style="text-align:justify;">“Mengapa Seok Hoon <em>hyeong</em> pergi begitu saja? Mengapa Hye Jin masih duduk disana? Terjadi sesuatu kah antara mereka?”</p>
<p style="text-align:justify;">Semua tanya itu berputar di kepalaku. Ini benar-benar situasi yang tidak aku sukai, perasaan serba salah, dan cemas ini bukan hal yang menyenangkan untuk dirasakan dalam satu waktu. Akhirnya dengan semua hal yang aku rasakan, aku memberanikan diri untuk berjalan menghampiri Hye Jin.</p>
<p style="text-align:justify;">“Hye Jin ssi..” Aku bicara agar Hye Jin menyadari kedatanganku.</p>
<p style="text-align:justify;">            Gadis itu mengdongak, tatapan tertuju lurus kearahku. Tidak ada ekspresi yang bisa aku baca dari raut wajahnya, karena gadis itu menundukkan kepalanya setelah itu. Aku memberanikan diri untuk duduk di sampingnya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Hye Jin <em>ssi</em>, aku minta maaf atas semua yang terjadi tempo hari. Aku tidak pernah bermaksud untuk lancang memberitahukan itu semua pada Seok Hoon <em>hyeong</em>, aku hanya…”</p>
<p style="text-align:justify;">“Sudahlah Jin Ho <em>ssi</em>, itu semua sudah terjadi, dan aku baik-baik saja.” Hye Jin memotong kata-kataku.</p>
<p style="text-align:justify;">            Entah betapa leganya aku saat melihatnya tersenyum padaku seperti biasa, bisa kah aku menganggap senyumannya ini sebagai pemberian maaf.</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku seharusnya tidak mengatakan itu pada Seok Hoon <em>hyeong.</em>” Kataku sepenuhnya menyesal dengan apa yang terjadi. “Jika aku jadi kau, aku akan marah sekali… maafkan aku.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Awalnya mungkin aku marah padamu, karena aku merasa suatu hari nanti aku ingin mengatakan itu sendiri. Tapi setelah aku banyak berpikir, ini lebih baik.” Hye Jin kembali tersenyum kearahku disela perkataannya. “Mungkin jika menunggu keberanianku untuk mengatakannya sendiri, semua akan terasa makin dalam, dan akan sulit bagiku untuk menata semua perasaan ini nantinya… terima kasih Jin Ho <em>ssi</em>.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Apa yang dikatakan Seok Hoon <em>hyeong</em> padamu?”</p>
<p style="text-align:justify;">“Menurutmu apa yang bisa dikatakannya… rasanya mustahil aku bisa mengalahkan Lee Yoon Hee di hatinya.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Aku melihat ada sedikit kesedihan di balik wajah tersenyumnya, dan itu membuatku merasakan sesuatu juga. Aku tahu benar rasanya cinta yang tak terbalas.</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau menyukaiku.”</p>
<p style="text-align:justify;">Aku langsung mendongak mendengar Han Hye Jin tiba-tiba mengatakan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">“Apa yang kau maksud… bagaimana kau bisa?” Kataku terbata.</p>
<p style="text-align:justify;">“Seok Hoon <em>seonbae</em> baru saja mengatakan itu padaku.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Aku bisa merasakan wajahku memanas, aku yakin sekali Han Hye Jin bisa melihat wajahku sudah berubah serupa udang rebus saat ini. Lee Seok Hoon ini memang benar-benar tidak bisa dipercaya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku… aku sebenarnya… ah ini sulit untuk dikatakan, Lee Seok Hoon benar-benar.” Kataku dengan kecangguan yang luar biasa terasa. “Sebenarnya aku…”</p>
<p style="text-align:justify;">“Sudahlah, aku tahu bagaimana tidak nyamannya saat seseorang mengetahui apa yang kita rasakan pada orang itu. Kau tidak perlu mengatakan apa-apa jika belum ingin bicara.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Aku tetap menunduk tidak berani menatap wajah gadis itu, kali ini karena malu.</p>
<p style="text-align:justify;">“Ayo kita ke atas, sebentar lagi siaran akan segera dimulai. Aku membawa sedikit bekal, kau bisa memakannya setelah siaran nanti.”</p>
<p style="text-align:justify;">Han Hye Jin bangun dari duduknya, senyum itu tetap tearah untukku, membuat perasaan ini menjadi semakin tidak menentu.</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau baik sekali masih mau membuatkan makanan untuk orang yang membocorkan rahasiamu.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku bukan tipe wanita pendendam Jin Ho ssi.” Katanya masih dengan senyum lebarnya. “Tapi untuk hari ini aku mau kau memakan bekal itu sendiri, termasuk bagian Seok Hoon <em>seonbae </em>juga. Aku sedang tidak ingin masakanku di makan olehnya.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Dan untuk itu kau masih menyebut dirimu bukan gadis pendendam.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku mengatakan hanya untuk hari ini, besok aku akan kembali menjadi gadis yang sangat baik.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Aku tertawa kecil mendengar apa yang baru saja dikatakan Han Hye Jin, gadis ini memang benar-benar istimewa, dia bisa dengan mudah merubah kekecewaan dan kesedihan yang dirasakan menjadi sesuatu yang terkesan bisa ditoleransi olehnya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Baiklah, aku tidak akan memberi sepotong kimbab pun, walaupun dia memohon padaku.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau perngertian sekali Jin Ho ssi… kalau begitu, ayo kita ke atas.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Han Hye Jin menggerakkan tangannya, seakan memberi isyarat agar aku mengikuti langkahnya. Tanpa banyak pertimbangan aku mengikuti gadis itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekarang ini mungkin Han Hye Jin belum bisa melupakan perasaannya pada Lee Seok Hoon sepenuhnya, mungkin dia belum bisa membalas perasaanku dengan semestinya. Tapi itu bukan masalah untukku, asalkan perasaan nyaman dan menyenangkan ini tetap ada saat aku bersamanya, aku akan tetap ada di dekatnya untuk mengaguminya.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/kim_jin_ho_sg_wannabe-edit.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-308" title="kim_jin_ho_sg_wannabe edit" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/kim_jin_ho_sg_wannabe-edit.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em><strong>Dedicated To <a href="http://sgwannabeindo.wordpress.com">SG Wannabe</a></strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nyonyakim.wordpress.com/306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nyonyakim.wordpress.com/306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nyonyakim.wordpress.com/306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nyonyakim.wordpress.com/306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nyonyakim.wordpress.com/306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nyonyakim.wordpress.com/306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nyonyakim.wordpress.com/306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nyonyakim.wordpress.com/306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nyonyakim.wordpress.com/306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nyonyakim.wordpress.com/306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nyonyakim.wordpress.com/306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nyonyakim.wordpress.com/306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nyonyakim.wordpress.com/306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nyonyakim.wordpress.com/306/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=306&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nyonyakim.wordpress.com/2012/01/12/because-i-love-her-fan-fiction/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7603cd73e0fb180d6450cf9e15d8b84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nyonyakim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/sg-wannabe-wallpaper-2-edit.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sg wannabe wallpaper 2 edit</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2012/01/kim_jin_ho_sg_wannabe-edit.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kim_jin_ho_sg_wannabe edit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Goodbye With Smile (fan fiction)</title>
		<link>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/12/29/goodbye-with-smile-fan-fiction/</link>
		<comments>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/12/29/goodbye-with-smile-fan-fiction/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 13:01:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nyonyakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fan Fiction]]></category>
		<category><![CDATA[fan fiction]]></category>
		<category><![CDATA[Lee Seok Hoon]]></category>
		<category><![CDATA[Ria N Badaria]]></category>
		<category><![CDATA[SG Wannabe]]></category>
		<category><![CDATA[SG Wannabe's fan fiction]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nyonyakim.wordpress.com/?p=295</guid>
		<description><![CDATA[Goodbye With Smile Dia menundukkan kepalanya, sementara kemeriahan di atas panggung begitu memekakkan telinga orang-orang yang berada di sekitarnya. “Seok Hoon ssi, kau akan naik setelah mereka selesai.” Kata seorang staf acara musik yang terlihat sangat sibuk dengan beberapa kertas dan walkie talkie yang di pegangnya.              Ia hanya mengangguk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=295&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong><span style="color:#000080;">Goodbye With Smile</span></strong></p>
<p align="center"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/12/album-9-ff1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-299" title="album 9 ff" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/12/album-9-ff1.jpg?w=300&#038;h=231" alt="" width="300" height="231" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Dia menundukkan kepalanya, sementara kemeriahan di atas panggung begitu memekakkan telinga orang-orang yang berada di sekitarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Seok Hoon <em>ssi, </em>kau akan naik setelah mereka selesai.” Kata seorang staf acara musik yang terlihat sangat sibuk dengan beberapa kertas dan <em>walkie talkie</em> yang di pegangnya. <span id="more-295"></span></p>
<p style="text-align:justify;">            Ia hanya mengangguk singkat, tidak ada kata yang dikeluarkannya untuk merespon apa yang dikatakan orang yang baru saja bicara padanya, ia seperti selongsong kosong yang tidak tahu dimana setengah jiwanya tertinggal.</p>
<p>“<em>Hyeong* </em>kau baik-baik saja?” Kim Jin Ho mendekatinya, “Apa kau bisa melakukannya saat ini?”</p>
<p style="text-align:justify;">            Senyum kaku tergurat diwajahnya, seakan ingin mengatakan pada teman <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/SG_Wannabe">SG Wannabe</a>-nya bahwa ia baik-baik saja.</p>
<p>“Kami akan menemanimu sampai kau selesai, sebelum kembali untuk latihan konser besok.” Tambah Jin Ho “Yong Jun <em>Hyeong </em>mengatakan kami perlu bersamamu hari ini, dan aku pun berpikiran sama.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Lee Seok Hoon hanya mengangguk pelan, sebenarnya ia ingin sekali mengatakan pada sahabat-sahabatnya ini bahwa ia sangat berterima kasih pada mereka, karena mereka bersedia menemaninya hari ini, bersedia membantunya melewati saat-saat yang dia sendiri merasa tidak sanggup untuk melewatinya.</p>
<p>“Seok Hoon <em>ssi, </em>sekarang saatnya kau untuk naik ke atas.” Staf yang tadi, kembali bicara padanya.</p>
<p style="text-align:justify;">            Seok Hoon menghela nafas berat, mungkin ini saat baginya untuk kembali mengangangkat wajahnya. Ia harus bisa melewati semuanya, demi semua hal yang sudah dilaluinya, dan demi seseorang yang begitu berarti dalam hidupnya.</p>
<p style="text-align:justify;">            Jin Ho menepuk sebelah bahunya, tersenyum untuk memberikan semangat, sesaat sebelum ia melangkahkan kakinya naik ke atas panggung acara musik mingguan ini. Sorakan dan jeritan meriah menyambut saat kakinya melangkah ke tengah panggung. Seok Hoon menebarkan arah mata dibalik kaca mata tipisnya kearah penonton. Beberapa diantara mereka membawa poster dirinya, meneriakan namanya dengan keras. Itu semua seperti memberinya sedikit kekuatan, membuatnya merasa dia harus bertahan untuk orang-orang yang mendukungnya. Walaupun itu sama sekali tidak mudah dilakukannya.</p>
<p align="center">*          *          *</p>
<p>            Tiga bulan yang lalu mungkin awal dari semua hal yang begitu menyiksanya sekarang ini.</p>
<p>“Aku baik-baik saja.” Itu yang selalu dikatakan Lee Yoon Hee setiap kali Seok Hoon menatapnya dengan khawatir.</p>
<p style="text-align:justify;">            Gadis itu memang mengatakan ia baik-baik saja, tapi Seok Hoon tahu sepenuhnya itu hanya upaya untuk menutupi apa yang sebenarnya dia rasakan. Karena dalam pikiran Seok Hoon, tidak mungkin seseorang yang di diagnosa mengidap Leukemia stadium&#8230; (<em>ah Seok Hoon tidak suka mengingat itu stadium berapa</em>) akan baik-baik saja.</p>
<p>“Kau terlihat begitu lelah, dan kau sangat pucat.” Kata Seok Hoon, mengamati wajah kuyu Yoon Hee.</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku tidak bisa bilang kalau Kemoterapi itu tidak melelahkan.” Katanya, senyum kecil tetap tergurat di wajahnya. “Tapi setelah aku tidur sebentar, aku akan baik-baik saja.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Seok Hoon mengangguk pelan, sahabatnya ini memang begitu kuat melawan apa yang dirasakannya. Ia tidak pernah mengeluhkan kondisinya yang dari hari ke hari terlihat begitu lemah, berat badannya menurun dengan sangat drastis. Dia selalu berhasil menyembunyikan rasa sakit dan keluhan dari semua orang, termasuk dari Lee Seok Hoon sendiri, orang yang sudah menjadi sahabatnya sejak mereka kecil. Mungkin karena ibunya meninggal sejak ia kecil dan Yoon Hee hanya dibesarkan oleh ayahnya ia menjadi begitu tegar.</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau sebaiknya segera pergi, kau harus segera terbang ke Jepang bersama SG Wannabe untuk promo album Jepang kalian bukan.”</p>
<p>“Aku akan berada di Jepang selama 4 hari&#8230; berjanjilah kau akan baik-baik saja selama aku tidak ada disini.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku tidak akan mati begitu mudah, kau tidak perlu khawatir.” Kata Yoon Hee ringan tidak mempertimbangkan kalau apa yang baru saja dikatakanya memberi arti yang lain untuk orang yang peduli padanya. “Pergilah aku ingin tidur sebentar&#8230; bawakan aku syal yang hangat dan tebal untuk oleh-oleh nanti, kabarnya musim dingin tahun ini akan lebih dingin dari tahun kemarin.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Lee Yoon Hee mengatakan itu semua dengan matanya yang terpejam, mungkin benar dia sangat lelah. Seok Hoon mengusap pelan rambut gadis itu, berharap semua akan baik-baik saja.</p>
<p align="center">*          *          *</p>
<p style="text-align:justify;">“Untuk siapa itu?” Yong Jun bertanya saat mereka duduk dikursi pesawat yang akan membawa mereka kembali ke Korea. “Kau sepertinya membelinya secara khusus.”</p>
<p>            Seok Hoon tersenyum, tangannya tetap memegang syal lembut berwarna putih dipangkuannya.</p>
<p>“Ini untuk Yoon Hee.” Jawabnya pelan. “Dia memintaku membelikannya ini untuk oleh-oleh.”</p>
<p>“Kau sudah mengatakan padanya bahwa kau memiliki perasaan yang lain untuknya?”</p>
<p style="text-align:justify;">            Seok Hoon langsung menoleh kearah Yong Jun, heran mengapa Yong Jun sampai bisa bertanya seperti itu padanya.</p>
<p>“Perasaan apa?”</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau tidak usah berpura-pura tidak tahu, hanya dengan melihat semua hal yang kau lakukan belakangan ini. Aku tahu kau menyukai sahabat kecilmu itu.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Tidak ada bantahan, rasanya percuma menutupi semuanya sekarang, terutama dari Yong Jun yang biasanya tahu segalanya walaupun ia tidak pernah bercerita.</p>
<p style="text-align:justify;">“Penggemarmu akan menangis histeris jika mengetahui kau mencintai seseorang, dan <em>fans</em>-mu itu akan tiba-tiba menjadi <em>antifans</em> setelah mengatakan kau mengkhianati mereka.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Seok Hoon hanya tersenyum mendengar semua perkataan Yong Jun, mungkin Yong Jun tahu benar seperti apa tepatnya saat itu. Dulu mungkin dia melewati hal yang sama, saat Yong Jun mengumumkan hubungannya dengan artis Hwang Jung Eum, Seok Hoon memang belum bergabung dengan SG Wannabe, tapi ia tahu cerita keseluruhannya dari Jin Ho. Bahkan Jin Ho mengatakan ada seorang <em>fans</em> yang datang ke rumah Yong Jun, menangis dan meminta Yong Jun segera memutuskan hubungannya dengan pacarnya, dan tidak lama <em>fans</em> itu membentuk semacam situs <em>antifans </em>untuk Yong Jun, saat keinginannya tidak terpenuhi.</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku belum memulai apapun, dia bahkan belum menyadari apapun tentang ini semua.” Seok Hoon menunduk lesu, tangannya meraba syal halus dipangkuannya “Aku takut perasaan ini membebaninya.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau harus mengatakannya&#8230; melihat kondisi Yoon Hee, aku rasa akan sangat baik jika kau segera mengatakan semuanya.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Seok Hoon terdiam, benar yang dikatakan Yong Jun, mungkin hal terbaik untuknya menyatakan semua yang dirasakannya sebelum semuanya terlambat.</p>
<p align="center">*          *          *</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau yakin tidak akan pulang bersama kami?” tanya Yong Jun, sesaat setelah mereka keluar Bandara Incheon.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Aku akan langsung pergi ke rumah sakit, aku akan menggunakan taksi.” Jawab Seok Hoon. “Aku menitipkan barang-barangku saja.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Baiklah&#8230; kami mungkin akan datang menjenguk kesana setelah beristirahat dan membereskan semuanya.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Seok Hoon mengangguk, melambai sekenanya saat rombongan SG Wannabe jalan lebih dulu, meninggalkannya yang masih terdiam, sebelum akhirnya beranjak untuk meninggalkan Bandara.</p>
<p style="text-align:justify;">            Di dalam taksi Seok Mengeluarkan ponselnya dari tas kecil yang dibawanya, menghidupkan ponsel yang dimatikan selama di dalam pesawat tadi. Ada begitu banyak pesan selama ia mematikan ponselnya. Tapi hanya ada satu pesan yang membuatnya seperti begitu sulit untuk bernafas. Hanya satu kalimat singkat dari ayah Yoon Hee, yang mengatakan ‘<em>Keadaan Yoon Hee memburuk</em>.’</p>
<p style="text-align:justify;">“<em>Ahjussi</em> bisa tolong dipercepat.” Seok Hoon meminta sopir taksi, seraya setengah panik terus berusaha menghubungi, nomor siapa saja yang kemungkinan sedang berada di rumah sakit, siapa saja yang bisa ditanyainya tentang kondisi Yoon Hee. Tapi tidak ada satu pun yang menjawab teleponnya.</p>
<p style="text-align:justify;">            Kepanikan Seok Hoon semakin terasa saat ia berjalan di koridor rumah sakit menuju kamar rawat, dadanya terasa nyeri merasakan detak jantungnya yang begitu cepat. Matanya menangkap sosok ayah Yoon Hee duduk di luar ruang rawat Yoon Hee, wajahnya terlihat tertunduk lesu. Seok Hoon tidak mau ngartikan apapun untuk apa yang dilihatnya sekarang, yang ia perlukan hanya bertanya, bukan menduga-duga.</p>
<p>“<em>Ahjussi</em> apa yang terjadi?”</p>
<p style="text-align:justify;">            Ayah Yoon Hee mendongak, Seok Hoon bisa melihat mata ayah Yoon Hee begitu merah, membuat perasaannya semakin tidak karuan saja.</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau sudah sampai.” Katanya lirih, “Kau seharusnya beristirahat setelah sampai ke Korea, maaf aku meninggalkan pesan itu untukmu.”</p>
<p>“Apa yang terjadi pada Yoon Hee?” Seok Hoon mengabaikan semua kata-kata ayah Yoon Hee.</p>
<p style="text-align:justify;">            Tidak langsung menjawab ayah Yoon Hee menghela nafas berat, mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.</p>
<p>“Yoon Hee&#8230; Yoon Hee, mungkin tidak akan sadarkan diri beberapa saat.” Kata ayah Yoon Hee akhirnya.</p>
<p style="text-align:justify;">            Seok Hoon sama sekali tidak mengerti apa yang dikatakan ayah Yoon Hee padanya, untuknya akan sangat baik kalau ayah Yoon Hee mengatakan semua dengan jelas. Namun setelah semua akhirnya terjelaskan, Seok Hoon berpikir akan lebih baik jika ini tidak terjelaskan.</p>
<p align="center">*          *          *</p>
<p style="text-align:justify;">            Ini rasanya seperti&#8230; ah Seok Hoon tidak tahu dengan pasti ini rasanya seperti apa. Melihat gadis yang biasa tersenyum ceria padanya mendadak terbaring tanpa reaksi membuatnya merasa begitu kosong.</p>
<p style="text-align:justify;">            Tidak banyak yang dimengerti Seok Hoon dari semua penjelasan dokter tentang keadaan Yoon Hee, yang ia tahu dan mengerti sekarang ini adalah, Yoon Hee terbaring koma.</p>
<p style="text-align:justify;">            Saat awal ia melihat Yoon Hee begitu sering jatuh pingsan, dan terkadang mimisan saat mereka masih bersekolah di Incheon dulu, ia tidak pernah menyangka Yoon Hee menderita penyakit yang begitu parah. Tadinya saat membopong Yoon Hee ke ruang kesehatan sekolah dulu, Seok Hoon hanya mengira sahabatnya ini hanya kelelahan atau semacamnya, nyatanya&#8230;</p>
<p>“Aku sudah membawakan apa yang kau mau, aku membeli yang sangat tebal dan hangat.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Seok Hoon tersenyum kearah Yoon Hee yang terbaring dengan alat bantu pernafasan dan berbagai alat medis lainnya yang Seok Hoon sendiri tidak begitu mengerti fungsinya untuk apa. Syal putih yang dibawanya dari Jepang tergenggam ditangannya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Kau harus membuka matamu untuk melihatnya, dan kau harus bangun dari tidurmu agar aku bisa memakaikan syal ini.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Seok Hoon mendongakkan wajahnya, berharap ia bisa menahannya sekarang, ia tidak ingin airmatanya jatuh dihadapan Yoon Hee, karena ia yakin Yoon Hee akan mengejeknya jika mendapati Seok Hoon menangis di depannya, seperti yang biasa dilakukannya ketika Seok Hoon sering menangis saat melewati masa sulitnya dulu.</p>
<p>“Lee Yoon Hee bangunlah&#8230; aku ingin mengatakan sesuatu padamu, aku mohon.” Kata Seok Hoon, seraya mengenggam tangan lemas Yoon Hee.</p>
<p align="center">*          *          *</p>
<p>Langkah Seok Hoon terhenti saat melihat ayah Yoon Hee, berdiri menangis di luar ruang rawat Yoon Hee.</p>
<p style="text-align:justify;">“Tuhan, tolong jangan&#8230; jangan terjadi.” Batin Seok Hoon, hanya itu kata-kata yang berputar dalam pikirannya sejak ia keluar dengan tergesa-gesa dari <em>Kyunghee University Peace Center</em>, selesai SG Wannabe membuka konser nasional mereka tahun ini.</p>
<p>“<em>Ahjussi</em>&#8230; apa yang terjadi, aku tidak mendengar suaramu dengan baik ditelepon tadi.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Ayah Yoon Hee hanya mendongak, menatap Seok Hoon dengan mata merahnya. Tidak ada kata yang keluar darinya, ia hanya diam, dan Seok Hoon merasa tubuhnya melemas saat ayah Yoon Hee menggeleng putus asa sebelum kembali menundukkan wajahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">            Seok Hoon segera masuk ke dalam ruang rawat Yoon Hee, ia tidak ingin semua tanpa jawaban seperti ini, ia harus melihat sendiri apa yang terjadi dengan Yoon Hee&#8230; Apa yang dilakukan petugas rumah sakit itu, mengapa mereka mencopot semua alat yang tadinya melekat ditubuh Yoon Hee. Tanpa banyak berpikir Seok Hoon langsung mendekati tubuh Yoon Hee yang masih terbaring di atas ranjang rawatnya. Tangannya langsung menggenggam tangan Yoon Hee, tangan ini masih hangat, sangat hangat, jadi tidak mungkin Yoon Hee sudah&#8230; demi Tuhan tolong jangan.</p>
<p style="text-align:justify;">“Demi Tuhan Yoon Hee bangunlah&#8230; kau pernah melakukan ini saat kita kecil, kau hanya berpura-pura seperti biasanya bukan.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Seok Hoon sendiri tidak mengerti apa yang dilakukannya, ia sadar ini semua bodoh, tapi demi Tuhan ia tidak ingin ini terjadi. Air mata yang gagal ditahannya sudah mengaburkan penglihatannya, membasahi kaca mata yang dipakainya. Tangannya tetap menggenggam kuat tangan Yoon Hee, seakan jika ia melepaskan genggaman itu Yoon Hee akan benar-benar pergi untuk selamanya.</p>
<p>            Ayah Yoon Hee memegang bahu Seok Hoon, seraya berkata lirih.</p>
<p>“Ia sudah tenang sekarang.”</p>
<p style="text-align:justify;">            Kalimat itu terasa begitu menyesakkan untuknya, menghancurkan upayanya untuk menyangkal semua hal mengerikan yang terjadi sekarang. Seok Hoon tidak bisa lagi menahan semua kesedihannya, ia tidak bisa berpura-pura menjadi orang yang kuat. Ini terlalu menyesakkan untuk hanya dirasakan, ini terlalu menyiksa, hingga ia sendiri tidak tahu bagaimana cara menghadapi semuanya.</p>
<p style="text-align:justify;">            Gadis terpenting dalam hidupnya kini tidak mungkin tersenyum lagi padanya, tidak mungkin lagi menyapanya&#8230; dan yang paling menyedihkan dari semuanya gadis itu pergi sebelum ia mengatakan apa yang ingin dikatakannya.</p>
<p align="center">*          *          *</p>
<p style="text-align:justify;">            Seok Hoon mendongakkan wajahnya, mengguratkan senyum untuk menyapa semua orang yang sedang menatapnya di atas panggung. Dia harus bisa melakukan ini, dia tidak boleh menjadi Lee Seok Hoon yang lemah, seperti yang dulu pernah diminta Yoon Hee padanya.</p>
<p style="text-align:justify;">            Hari ini adalah hari pertamanya tampil sendiri tanpa dua member SG Wannabe lainnya. Untuk menyanyikan single solo pertamanya yang ditulis komposer terkenal Korea. Kesedihan ini selalu kembali terasa setiap kali ia menyanyikan lagu ini, dan hari ini untuk pertama kali ia harus menyanyikan lagu ini di depan begitu banyak penonton.</p>
<p style="text-align:justify;">            Dentingan piano segera terdengar, Seok Hoon menghela nafas pelan, ia harus bisa menyanyikan lagu ini dengan baik. Dan dengan segala yang dirasakannya ia mulai mengalunkan tiap bait yang pelan-pelan membawa kesedihan itu kembali padanya.</p>
<p>나의 기억 다른 건 다 지운다 해도<br />
<em>walaupun kukatakan akan melupakan semua kenanganku yg lain</em><br />
마지막 모습만은 남겨지게..<br />
<em>aku ingin kenangan indah tentangmu yg terakhir masih tertinggal</em><br />
세상 가장 멋진 미소로 떠나는<br />
<em>meninggalkan dunia ini dengan senyuman yg terindah</em><br />
그 길에 배웅하고 싶어..<br />
<em>kuingin menyimpan jalan yg kau tinggalkan</em></p>
<p>행복하길.. 그 어디에서든..<br />
<em>berbahagialah…dimanapun kau berada</em><br />
아름답길.. 그 언제까지나..<br />
<em>selalu cantik…sampai kapanpun</em><br />
새로 시작될 니 사랑과 지난 추억을 위해<br />
<em>untuk memulai cinta yg lain dan meninggalkan semua kenangan</em><br />
가슴 미어져도 웃으며 안녕..<br />
<em>walaupun hatiku menangis, kuucapkan perpisahan dengan senyuman</em></p>
<p>너를 위해서 웃으며 안녕..</p>
<p><em>untukmu, kuucapkan perpisahan dengan senyuman</em></p>
<p>Air mata mendadak mengalir dari mata Seok Hoon, selesai ia menyanyikan bait terakhir lagu itu, membuatnya terpaksa membalikkan tubuh untuk menutupi semuanya.</p>
<p style="text-align:justify;">“<em>Gwencana*&#8230;gwencana</em>.” Seok Hoon bisa menangkap penonton berteriak dari arah tempat duduk mereka. Membuat Seok Hoon sepenuhnya berterima kasih atas dukungan mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">            Ia kembali membalikkan tubuhnya kearah penonton, membungkukkan tubuhnya untuk berterima kasih, sebelum berjalan menuruni panggung. Cukup baginya untuk terlarut dengan semua kesedihan ini, ia yakin Yoon Hee tidak ingin melihatnya terpuruk terlalu lama. Kenangannya bersama Yoon Hee akan teringat indah selamanya, perasaannya untuk Yoon Hee akan ia simpan di dalam bagian hatinya. Hingga suatu hari nanti ia dapat melepas kepergian Yoon Hee dengan senyuman.</p>
<p><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/12/album-11-ff.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-297" title="album 11 ff" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/12/album-11-ff.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em><strong>-The End-</strong></em></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>Dedicated to <a href="http://sgwannabeindo.wordpress.com/">SG Wannabe</a></em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>*<em>Hyeong </em>(형)<em> :</em> Panggilan untuk laki-laki yang lebih tua dari laki-laki yang lebih muda.</p>
<p>*<em>Ahjussi </em>(아저씨): Panggilan Bapak/Paman, seseorang yang lebih tua</p>
<p>*<em>Gwencana </em>(괜찮아) : Tidak apa-apa.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nyonyakim.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nyonyakim.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nyonyakim.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nyonyakim.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nyonyakim.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nyonyakim.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nyonyakim.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nyonyakim.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nyonyakim.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nyonyakim.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nyonyakim.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nyonyakim.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nyonyakim.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nyonyakim.wordpress.com/295/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=295&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/12/29/goodbye-with-smile-fan-fiction/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7603cd73e0fb180d6450cf9e15d8b84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nyonyakim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/12/album-9-ff1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">album 9 ff</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/12/album-11-ff.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">album 11 ff</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Lovely Acer</title>
		<link>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/12/20/my-lovely-acer/</link>
		<comments>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/12/20/my-lovely-acer/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 12:06:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nyonyakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[My mind]]></category>
		<category><![CDATA[Acer]]></category>
		<category><![CDATA[Acer Aspire 4732Z]]></category>
		<category><![CDATA[Ria N Badaria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nyonyakim.wordpress.com/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[Kayaknya udah lama juga ngga bikin postingan iseng-iseng di Blog ini. Biasanya kalo ngga review film/drama ya bikin resensi buku. Kali ini mau bikin postingan ringan, tentang soulmate tercinta, yang selalu menemani dikala suka dan duka&#8230; (bukan tentang kisah cinta). Satu bulan yang lalu sahabat tercinta yang sudah saya anggap sebagai belahan jiwa saya merayakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=287&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Kayaknya udah lama juga ngga bikin postingan iseng-iseng di Blog ini. Biasanya kalo ngga <em>review</em> film/drama ya bikin resensi buku. Kali ini mau bikin postingan ringan, tentang <em>soulmate</em> tercinta, yang selalu menemani dikala suka dan duka&#8230; (<em>bukan tentang kisah cinta</em>).</p>
<p style="text-align:justify;">Satu bulan yang lalu sahabat tercinta yang sudah saya anggap sebagai belahan jiwa saya merayakan hari jadinya yang ke-2 (<em>tiup terompet, pukul-pukul panci, gedor-gedor pintu&#8230; biar kesannya rame</em>). Ehmm&#8230; dia bukan mahluk hidup sebenarnya tapi sebuah laptop manis, berwarna hitam/biru kehitam2an, laptop yang saya beli sepuluh hari setelah buku pertama saya <strong><em>&#8216;fortunata&#8217; </em></strong>dengan sangat tak terduga mendapat penghargaan dari &#8216;Khatulistiwa Literary Award&#8217; tanggal 10 Nopember 2009 lalu (<em>ketahuan deh belinya pake uang hadiah hihi..</em>)</p>
<p style="text-align:justify;">Laptop ini kemudian saya beri nama <strong><em>A</em><em>cer </em></strong>sesuai merk-nya (<em>kurang kreatif memang, tapi ngga apa-apa, saya suka nama itu</em>)&#8230; dan inilah tokoh penting artikel ini jeng..jeng.. <em><strong>My Soulmate Acer</strong></em></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/12/photo11471.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-289" title="Photo1147" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/12/photo11471.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><em><span style="text-align:center;">Langsung banyak yang bilang &#8216;</span>Ngga penting bangat sih nih artikel<span style="text-align:center;">&#8216; hihi&#8230; </span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-287"></span>Namanya juga artikel iseng, jadi ngga apa-apa ya kalo banyak yang ngga pentingnya (<em>pembelaan diri</em>). Kembali lanjut tentang Acer. Waktu awal-awal punya Acer, saya secara tidak sengaja dan tanpa kesadaran penuh, sering banget bikin si Acer ini sakit-sakitan. Mulai dari bikin Acer kena virus, sampai-sampai nih Acer harus di instal ulang berkali-kali, biar virus hilang dan semua <em>software</em>-nya bisa dipakai lagi. Penderitaan Acer disayangkan sekali tidak berhenti sampai disitu, punya pemilik yang &#8216;agak&#8217; selebor seperti saya memang harus membuat si Acer banyak-banyak sabar. Setelah bermasalah dengan isi kepalanya, Acer juga harus menerima derita fisik akibat kecerobohan saya, mulai dari ketumpahan kuah soto, kecipratan air hujan, ketendang, sampai jatuh dari atas tempat tidur pernah dirasain Acer (<em>untung semua kejadian tragis itu ngga bikin Acer kenapa-kenapa</em>)</p>
<p style="text-align:justify;">Makanya dihari jadinya yang ke-2 lebih 1 bulan ini saya pengen sekali bikin tulisan tentang Acer, sebagai wujud kecintaan, terima kasih, sekaligus juga penyesalan untuk benda terpenting dalam hidup saya ini (<em>jiah gombal</em>). Saya ini memang bukan pemilik yang baik, tapi ke depannya saya akan berusaha menjadi pemilik yang lebih baik lagi dari sekarang, dengan tidak terlalu dekat naruh gelas minum dari Acer, ngga makan soto lagi sambil kutak-kutik Acer, dan menjaga gerak tubuh supaya ngga nendang atau mukul Acer&#8230; Pokoknya apapun akan saya lakukan demi Acer berumur panjang dan ngga sakit-sakitan.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/12/photo11472.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-291" title="Photo1147" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/12/photo11472.jpg?w=645&#038;h=483" alt="" width="645" height="483" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>Special thanks to Acer :</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Acer&#8230; makasih ya udah nemenin selama ini. Mulai dari berkarya dengan menulis naskah novel, update Blog, cari info di Internet, mondar-mandir di sosial media, sampai ngikutin perkembangan Drama, Musik, Film, dan berbagai hiburan yang membuat bahagia, dirimu dengan setia dan tanpa keluhan selalu menemani&#8230; Big hugs for you.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Sekarang ini mungkin dirimu terkadang agak lumayan lemot ya, karena sisa memori yang tinggal 4,5GB dari sebelumnya 160GB (langsung merasa bersalah), tapi itu sama sekali tidak mengurangi rasa kecintaanku padamu&#8230; walaupun perkembangan gadget di luar sana sudah sangat pesat, tapi dirimu tetap yang terbaik Acer (peluk lagi) </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Tetap menjadi sahabat yang ngga pernah nyusahin sahabatnya ya, dan sehat selalu Acer&#8230;Love you.</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><strong>-Artikel ini saya persembahkan sepenuhnya untuk belahan jiwa saya&#8230; Acer-</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nyonyakim.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nyonyakim.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nyonyakim.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nyonyakim.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nyonyakim.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nyonyakim.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nyonyakim.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nyonyakim.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nyonyakim.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nyonyakim.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nyonyakim.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nyonyakim.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nyonyakim.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nyonyakim.wordpress.com/287/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=287&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/12/20/my-lovely-acer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7603cd73e0fb180d6450cf9e15d8b84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nyonyakim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/12/photo11471.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Photo1147</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/12/photo11472.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Photo1147</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Spring In London</title>
		<link>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/12/03/spring-in-london/</link>
		<comments>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/12/03/spring-in-london/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Dec 2011 03:43:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nyonyakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Buku/Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Gramedia Pustaka Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ilana Tan]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Spring In London]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nyonyakim.wordpress.com/?p=269</guid>
		<description><![CDATA[Spring In London Penulis : Ilana Tan Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Sinopsis : Astaga, ia—Danny Jo—adalah orang yang baik. Sungguh! Ia selalu bersikap ramah, sopan dan menyenangkan. Lalu kenapa Naomi Ishida menjauhinya seperti wabah penyakit? Bagaimana mereka bisa bekerja sama dalam pembuatan video musik ini kalau gadis itu mengacuhkannya setiap saat? Kesalahan apa yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=269&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/12/spring-in-london-ilana-tan.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-271" title="spring in london - ilana tan" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/12/spring-in-london-ilana-tan.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Spring In London</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Penulis : Ilana Tan</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Penerbit : Gramedia Pustaka Utama</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-269"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Sinopsis :</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Astaga, ia—Danny Jo—adalah orang yang baik. Sungguh! Ia selalu bersikap ramah, sopan dan menyenangkan. Lalu kenapa Naomi Ishida menjauhinya seperti wabah penyakit? Bagaimana mereka bisa bekerja sama dalam pembuatan video musik ini kalau gadis itu mengacuhkannya setiap saat? Kesalahan apa yang sudah dia lakukan? </em></p>
<p><em>Bagaimanapun juga Danny bukan orang yang gampang menyerah. Ia akan mencoba mendekati Naomi untuk mencari tahu alasan gadis itu memusuhinya. </em></p>
<p><em>Tetapi ada dua hal yang tidak diperhitungkan Danny. Yang pertama adalah kemungkinan ia akan jatuh cinta pada Naomi Ishida yang dingin, misterius, dan penuh rahasia itu. Dan yang kedua adalah kemungkinan ia akan menguak rahasia gelap yang bisa menghancurkan mereka berdua dan orang-orang yang mereka sayangi.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Spring In London</strong>, mengangkat cerita tentang seorang model Jepang <strong>Naomi Ishida</strong> yang menetap di London untuk karir modelnya. Hari-hari Naomi di London diisi dengan berbagai aktivitas yang sangat menggila, semua tawaran kerja yang datang padanya akan diterimanya, sekedar untuk membuat dirinya tidak kembali mengingat apa yang ingin dilupakannya. Hingga pada suatu hari Naomi menerima tawaran kerja dari seorang sutradara Video Klip asal Korea untuk membintangi Video Klip untuk penyanyi terkenal Korea<strong> Jung Tae Woo, </strong>dalam perkejaannya kali ini Naomi akan dipasangkan dengan seorang model terkenal Korea <strong>Danny Jo</strong>, untuk membintangi video klip tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Naomi tidak pernah menyangka sebelumnya, bahwa ia akan bertemu dengan seseorang yang berkaitan dengan semua hal yang ingin dilupakannya, semua hal yang membuatnya melarikan diri sejauh dan selama ini. Danny Jo tanpa pernah diprediksi Naomi muncul untuk kembali mengingatkannya pada memori mengerikan yang selama ini ia tinggalkan. Semua fakta itu membuat Naomi selalu menghindari Danny selama proses kerja sama mereka, ia menolak hampir semua kebaikan Danny padanya, walaupun Naomi tahu sepenuhnya Danny tulus melakukannya, tapi ada sesuatu pada dirinya yang mengatakan ia tidak bisa menerima semua perhatian dan kebaikan Danny padanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Disisi lain Danny Jo merasakan keanehan pada <em>partner</em> kerjanya ini, Naomi selalu bersikap dingin padanya setiap mereka bertemu, padahal ia yakin sekali, ia belum pernah bertemu dengan Naomi sebelumnya, jadi ia merasa tidak mungkin ada kesalahan di masa lalu yang membuat gadis itu membencinya. Semua tanya itu menjadikan Danny begitu tertarik untuk mencari tahu apa yang menyebabkan Naomi bersikap seperti itu padanya. Keingintahuan Danny pelan-pelan berubah menjadi ketertarikan, tanpa disadarinya ia mulai menyukai semua hal yang dimiliki Naomi, ia mulai merasa selalu ingin melindungi gadis itu setiap kali gadis itu menunjukan ekspresi ketakutan tanpa sebab yang begitu sering diperlihatkan Naomi saat berada di lingkungan asing, bahkan saat sedang bersamanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Hingga satu kejadian menguak semua cerita di masa lalu, cerita masa lalu yang menjelaskan sikap dingin dan ketakutan Naomi padanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Semua hal di masa lalu ini menghalangi perasaan yang mulai tumbuh di hati keduanya. Naomi tidak pernah bisa menerima perasaan Danny, bukan karena dia tidak ingin, tapi karena jika ia bersama Danny cerita yang ingin dilupakannya akan teringat, dan kembali menyiksanya. Begitu pun dengan Danny, setelah mengetahui masa lalu Naomi, ia merasa terlalu bersalah, merasa begitu berdosa, hingga ia tidak berani untuk membebani Naomi dengan perasaannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Novel ini adalah buku terakhir dari deretan novel romantis empat musim karya Ilana Tan, mengingat novel-novel Ilana Tan sebelumnya, Spring In London kembali mengambarkan keromantisan musim semi di London, jalan cerita dalam novel ini mengalir dengan sangat wajar, membawa pembacanya merasakan apa yang dirasakan tokoh-tokoh dalam novel ini&#8230;Keren, layak sekali untuk dijadikan koleksi yang tidak akan membosankan untuk dibaca lebih dari satu kali.</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nyonyakim.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nyonyakim.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nyonyakim.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nyonyakim.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nyonyakim.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nyonyakim.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nyonyakim.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nyonyakim.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nyonyakim.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nyonyakim.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nyonyakim.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nyonyakim.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nyonyakim.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nyonyakim.wordpress.com/269/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=269&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/12/03/spring-in-london/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7603cd73e0fb180d6450cf9e15d8b84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nyonyakim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/12/spring-in-london-ilana-tan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">spring in london - ilana tan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Attack On The Pin-Up Boys</title>
		<link>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/11/14/attack-on-the-pin-up-boys/</link>
		<comments>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/11/14/attack-on-the-pin-up-boys/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 10:17:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nyonyakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review Film/Drama]]></category>
		<category><![CDATA[Attack On The Pin-Up Boys]]></category>
		<category><![CDATA[SM Pictures]]></category>
		<category><![CDATA[Super Junior]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nyonyakim.wordpress.com/?p=241</guid>
		<description><![CDATA[Attack On The Pin-up Boys (꽃미남 연쇄 테러 사건) Directed By : Lee Kwon Written By : Park Yeonseon Distributed By : SM Pictures Release : July 2007 Film ini mungkin adalah salah satu film yang wajib di tonton oleh para penggemar Boyband terkenal Korea Super Junior, yang belakangan sangat terkenal di kawasan Asia, Eropa, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=241&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-242" title="attack 3" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-3.jpg?w=210&#038;h=300" alt="" width="210" height="300" /></a><strong>Attack On The Pin-up Boys (꽃미남 연쇄 테러 사건)</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Directed By : Lee Kwon</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Written By : Park Yeonseon</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Distributed By : SM Pictures</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Release : July 2007</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-241"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Film ini mungkin adalah salah satu film yang wajib di tonton oleh para penggemar Boyband terkenal Korea <strong>Super Junior</strong>, yang belakangan sangat terkenal di kawasan Asia, Eropa, bahkan di beberapa negara bagian Amerika.</p>
<p style="text-align:justify;">Kenapa?&#8230; karena film ini dibintangi oleh semua personil Super Junior yang ternyata tidak hanya pandai bernyanyi dan menari, mereka juga pandai berakting. ( (kecuali <strong>Kyu Hyun</strong> yang sedang dalam pemulihan pasca kecelakaan yang dialami beberapa <em>member</em> Super Junior)</p>
<p><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-11.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-245" title="attack 1" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-11.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Attack On The Pin-up Boys</strong> mengangkat cerita tentang beberapa murid sekolah yang diberi keisitimewaan untuk menjadi idola, dan selalu dielu-elukan oleh setiap murid wanita, mereka bahkan memancarkan sinar tersendiri dimana pun mereka berada (ini beneran visualnya dibuat bersinar).</p>
<p style="text-align:justify;">Diantara murid yang terkenal itu muncul nama<strong> Sung Min</strong>, seorang murid dari SMU Garam yang sangat tampan, yang memiliki penggemar bukan main banyaknya, sehingga setiap kali ia membuka loker sekolahnya, ia akan langsung di hujani banyak cokelat dan permen.</p>
<p><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-246" title="attack 4" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-4.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p>Ada juga <strong>Han Kyung</strong>, kapten tim Basket SMU Geosang, yang setiap kali ia membuat gerakan di lapangan, seluruh gadis muda yang menontonnya akan berteriak histeris.</p>
<p><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-247" title="attack 5" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-5.jpg?w=200&#038;h=300" alt="" width="200" height="300" /></a></p>
<p>Kemudian dari Sekolah yang berbeda, SMU Nadam, muncul <strong>Yesung</strong>, anak band, yang setiap penampilan panggungnya tidak pernah sepi dari histeria.</p>
<p><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-6.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-248" title="attack 6" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-6.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Orang-orang ini hidup sebagai idola di sekolah masing-masing. Hingga pada suatu hari tiba-tiba muncul serangan terhadap murid-murid pujaan ini. Seseorang yang tidak dikenal, secara berantai melempar wajah mereka dengan satu kantong kotoran manusia. Tidak ada alasan yang jelas mengapa idola-idola ini dilempari benda seperti itu, yang pasti penyerangan pada idola-idola sekolah ini menggemparkan seluruh SMU di Seoul.</p>
<p style="text-align:justify;">Berbagai dugaan tentang siapa pelaku yang tega melemparkan benda seperti itu pada cowok-cowok super ganteng itu mulai marak, hingga membuat salah satu Blog milik seorang murid SMU <strong>Kim Ki Bum, </strong>yang membahas segala hal tentang penyerangan itu, dikunjungi ribuan orang.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-7.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-249" title="attack 7" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-7.jpg?w=645&#038;h=429" alt="" width="645" height="429" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Yang semakin menghebohkan dari penyerangan itu adalah keberuntungan yang menyertai sang korban setelahnya. Orang-orang yang pernah menjadi korban penyerangan mendadak menjadi super terkenal, Sung Min berhasil memasuki dunia showbiz Korea, dengan menjadi artis dadakan yang penggemarnya tidak bisa dikatakan berapa banyaknya. Han Kyung, menjadi pemain Basket yang berhasil membawa timnya memenangkan berbagai macam pertandingan bergengsi. Sementara Yesung, berhasil masuk ke dapur rekaman, memulai debut menyanyinya bersama Bandnya, dan mencetak angka penjualan album yang luar biasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari yang dianggap mengerikan dan menjijikan, penyerangan itu tiba-tiba menjadi sesuatu yang diharapkan. Hampir semua murid sekolah begitu tertarik menerka-nerka siapa yang akan menjadi korban penyerangan selanjutnya, penyerangan yang akhirnya populer dengan nama ‘Attack On The Pin-up Boys’.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Blog yang ditulis Kim Ki Bum yang selama ini menginvestigasi semua hal tentang Attack On The Pin-Up Boys dengan berbagai macam perhitungan melangsir bahwa korban selanjutnya adalah siswa idola dari <strong>SMU Neul Pharan</strong>, sekolah yang kebetulan menjadi tempat Ki Bum bersekolah.</p>
<p style="text-align:justify;">Kabar itu jelas langsung menghebohkan semua murid di Neul Pharan, berbagai spekulasi mulai bemunculan diantara para murid. Disebutkan ada 3 orang kandidat yang paling kuat yang dimungkinkan akan menjadi korban penyerangan selanjutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kandidat pertama adalah, siswa tampan sekaligus juga luar biasa pintar. Ketua murid Neul Pharan <strong>Choi Shi Won</strong>, terkenal dengan sikapnya yang dingin dan <em>cool</em> di kalangan murid-murid (tipe cowok gunung es gitu deh hihi..)</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-8.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-250" title="attack 8" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-8.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p>Kandidat kedua adalah Kim Hee Chul, siswa yang paling <em>stylish</em>, <em>fashionable</em>. Ketua group <em>dance</em> sekolah ‘<em><strong>Ultra  Junior</strong></em>’ yang disukai banyak gadis karena wajah imutnya.</p>
<p><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-9.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-251" title="attack 9" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-9.jpg?w=645&#038;h=429" alt="" width="645" height="429" /></a></p>
<p>Kandidat ketiga adalah Kang In, atlit Judo sekolah, yang sudah begitu banyak menjuarai berbagai macam pertandingan.</p>
<p><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-10.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-252" title="attack 10" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-10.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Berbagai dugaan tentang siapa dari ketiga kandidat terkuat ini yang akan menjadi korban penyerangan selanjutnya, semakin menghebohkan Neul Pharan, tidak ada bahasan lain di sekolah selain tentang penyerangan itu, bahkan guru-guru di Neul Pharan ikut-ikutan membuat semacam taruhan, siapa yang akan menjadi korban selanjutnya (luar biasa..).</p>
<p style="text-align:justify;">Hal ini bukan hanya menghebohkan orang-orang yang menerka saja. 3 kandidat yang dikabarkan akan menjadi salah satu korban pun tidak kalah hebohnya. Fakta bahwa korban dari penyerangan akan secara ajaib mendadak terkenal seantero Korea, menimbulkan persaingan diantara ketiganya.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-111.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-253" title="attack 11" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-111.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Ketiganya dengan susah payah membangun <em>image</em> sebagai orang yang paling layak untuk menjadi korban selanjutnya. Kim Hee Chul yang memang terkenal dengan foto-foto imutnya yang selalu sengaja diuplad-nya di Blog, semakin memperbanyak intensitasnya, dibantu kedua temannya di ‘Ultra Boy’ <strong>Lee Dong Hae</strong>, dan <strong>Shin Dong</strong> ia mengambil beberapa foto, membuat seimut yang dia bisa agar sang penyerang memilihnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-12.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-254" title="attack 12" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-12.jpg?w=645&#038;h=429" alt="" width="645" height="429" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Mengikuti jejak Kim Hee Chul, atlit Judo Kang In di bantu dua teman Klub judonya, <strong>Eun Hyuk</strong> dan satu lagi murid yang selalu mengenakan kostum panda, mengupload beberapa foto yang menunjukkan bentuk badan bagusnya sebagai atlit.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-13.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-255" title="attack 13" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-13.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Persaingan penuh kekonyolan ini terus terjadi, bahkan tidak hanya dilakukan oleh para kandidat itu sendiri, pendukung mereka pun merasakan hal yang sama. Mungkin dalam persaingan ini hanya Shiwon yang terlihat tidak mau ikut andil, dia malah merasa sangat terganggu jika <strong>Ryewook</strong>, salah satu murid culun yang menjadi semacam ajudannya, membicarakan perihal penyerangan itu.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-14.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-256" title="attack 14" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-14.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Di waktu yang ditentukan sebagai waktu penyerangan Choi Shi Won dengan sangat mengejutkan muncul menjadi korban, menghebohkan seluruh isi sekolah, dan membuat kecewa sekaligus sedih Kim Hee Chul dan Kang In, kandidat lain yang sudah bersusah payah agar menjadi korban penyerangan kali ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun Kim Ki Bum pemilik Blog yang selama ini menginvestigasi masalah penyerangan ini, merasa ada yang aneh dengan penyerangan yang dialami Shi Won. Dengan segala kecurigaannya dia mencari tahu seperti apa tepatnya Shi Won mengalami penyerangan. Berbagai keganjilan di temukan Ki Bum dari penyerangan kali ini, keganjilan yang menguak fakta bahwa Shi won tidak di serang oleh sang penyerang yang sesungguhnya, melainkan menyerang dirinya sendiri untuk mendapat popularitas.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-15.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-257" title="attack 15" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-15.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Fakta tentang penyerangan palsu Shiwon membawa kehebohan kembali di lingkungan Neul Pharan. Pertanyaan seperti, siapa korban selanjutnya, siapa orang dibalik rangkaian penyerangan itu terus berguling. Hingga seorang murid mengetahui siapa orang dibalik ‘Attack On The Pin-Up Boys’ sebenarnya&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;"><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/lrXOgvwgqjA?version=3&amp;rel=1&amp;fs=1&amp;showsearch=0&amp;showinfo=1&amp;iv_load_policy=1&amp;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p style="text-align:center;">credit : <strong><a id="watch-username" href="http://www.youtube.com/user/doggymon" rel="author">doggymon</a></strong> You Tube</p>
<p style="text-align:justify;">Film ini memang mengambil tema yang agak sedikit konyol dan unik, penyerangan yang melibatkan benda yang menjijikan itu, awalnya membuat saya agak sedikit mengerutkan kening. Tapi jangan menilai film ini dulu sebelum menonton keseluruhan isinya. Untuk saya film ini luar biasa menghibur, sangat menghibur malah. Berbagai keunikan, mulai dari cerita, hingga tokoh-tokoh yang memiliki tingkah konyol dalam masing-masing karakternya membuat film ini berjalan dengan sangat menyenangkan&#8230; sekedar saran, kalo lagi sedih-sedih tonton film ini deh, dijamin akan menghilangkan kesedihan, pasti ketawa deh.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Super Junior &#8211; Wonder Boy (Attack On The Pin-Up Boys Ost)</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/t333uL5AbMA?version=3&amp;rel=1&amp;fs=1&amp;showsearch=0&amp;showinfo=1&amp;iv_load_policy=1&amp;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p style="text-align:center;">credit : <a href="http://www.youtube.com/user/charchar25">charchar25</a> You Tube</p>
<p style="text-align:justify;">Mau nonton film ini, bisa <strong>Klik Foto</strong> di bawah ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.dramacrazy.net/korean-movie/attack-on-the-pin-up-boys-watch/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-258" title="attack 2" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-21.jpg?w=300&#038;h=300" alt="" width="300" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Source : <a href="http://www.dramacrazy.net/">Dramacrazy</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Attack_on_the_Pin-Up_Boys">Wikipedia</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nyonyakim.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nyonyakim.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nyonyakim.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nyonyakim.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nyonyakim.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nyonyakim.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nyonyakim.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nyonyakim.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nyonyakim.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nyonyakim.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nyonyakim.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nyonyakim.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nyonyakim.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nyonyakim.wordpress.com/241/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=241&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/11/14/attack-on-the-pin-up-boys/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7603cd73e0fb180d6450cf9e15d8b84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nyonyakim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-3.jpg?w=210" medium="image">
			<media:title type="html">attack 3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">attack 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">attack 4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-5.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">attack 5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">attack 6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">attack 7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-8.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">attack 8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-9.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">attack 9</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-10.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">attack 10</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-111.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">attack 11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-12.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">attack 12</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-13.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">attack 13</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-14.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">attack 14</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-15.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">attack 15</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/attack-21.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">attack 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lady Lady (Hello Lady Lynn)</title>
		<link>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/11/12/lady-lady-hello-lady-lynn/</link>
		<comments>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/11/12/lady-lady-hello-lady-lynn/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Nov 2011 05:04:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nyonyakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Buku/Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Elex Media Komputindo]]></category>
		<category><![CDATA[Lady]]></category>
		<category><![CDATA[Lady Lady]]></category>
		<category><![CDATA[Lady Lynn]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nyonyakim.wordpress.com/?p=183</guid>
		<description><![CDATA[Mau bahas sedikit tentang komik di masa lalu. Komik pertama yang membuat saya pengin sekali menjadi seseorang yang bisa menciptakan sebuah cerita yang indah, dan dibaca orang-orang untuk menularkan keindahan dari cerita yang saya buat. Yoko Hanabusa Lady Lady, Lady Lyn atau dalam judul terbitan Indonesia Lady. Berkisah tentang seorang gadis bernama Rin Midorikawa, seorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=183&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Mau bahas sedikit tentang komik di masa lalu. Komik pertama yang membuat saya pengin sekali menjadi seseorang yang bisa menciptakan sebuah cerita yang indah, dan dibaca orang-orang untuk menularkan keindahan dari cerita yang saya buat.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/lady-21.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-221" title="lady 2" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/lady-21.jpg?w=645" alt=""   /></a><strong>Yoko Hanabusa</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-183"></span><strong>Lady Lady</strong>, <strong>Lady Lyn</strong> atau dalam judul terbitan Indonesia <strong>Lady. </strong>Berkisah tentang seorang gadis bernama <strong>Rin Midorikawa</strong>, seorang gadis kecil yang dilahirkan dari Ibu warga negara Jepang dan ayahnya seorang Bangsawan asal Inggris. Saat berusia 5 tahun Rin dibawa oleh ibunya untuk menemuinya ayahnya yang selama bertahun-tahun ini belum pernah ditemuinya. Tapi tragedi terjadi, mobil yang ditumpangi Rin dan ibunya mengalami kecelakaan, kecelakaan yang seketika menewaskan ibunya.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah kematian ibunya, Rin dibawa ke rumah besar milik keluarga bangsawan ayahnya, <strong>Puri Marbel.</strong> Akhirnya bertemu dengan ayahnya <strong>George Russel</strong> dan bertemu kakak tirinya <strong>Sella Russel</strong> yang cantik bagai putri raja. Awalnya Sella tidak menyukai keberadaan Rin, dia selalu menolak jika Rin mulai mendekatinya, tapi berkat kegigihan Rin untuk mendekati Sella, akhirnya Sella bisa menyayangi Rin seperti adiknya sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/lady-3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-222" title="lady 3" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/lady-3.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Di Inggris Rin bertemu dengan banyak teman baru, seperti anak-anak keluarga bangsawan tetangga, kakak-adik<strong> Arhur</strong> dan <strong>Edward</strong>, Rin juga berteman dengan kuda mereka <strong>Alexander</strong>. Pertemanan yang membuat Rin begitu senang berada di Inggris, ia suka bersama dengan Arthur, laki-laki yang dia anggap layaknya pangeran tampan. Bersama Edward, teman yang walau terkadang agak kasar tapi sangat peduli padanya, dan juga Sella kakak yang sekarang begitu menyayangi dan disayanginya.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/lady-4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-223" title="lady 4" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/lady-4.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam kebahagiannya, Rin tidak pernah menyangka bahwa kehadirannya tidak pernah diterima oleh keluarga bangsawan ayahnya, yang menentang keras pernikahan ayah Rin dan Ibunya. Kakek Rin seorang <strong>Duke</strong> bangsawan ternama di Inggris mengajukan syarat pada ayah Rin, ia harus menikahi <strong>Moudolin</strong>, seorang janda kaya, jika ingin Rin bisa mendapat pengakuan dari keluarga bangsawan dan diperbolehkan tinggal di Inggris.</p>
<p style="text-align:justify;">Moudolin jelas bukan wanita yang baik, dia tidak bersikap hangat, baik itu dengan Rin maupun dengan Sella kakaknya. Kedua anak Moudolin, <strong>Merry </strong>dan <strong>Thomas</strong> tidak pernah bisa bersahabat dengan Rin dan Sella, membuat Rin begitu tidak menyukai kehadiran mereka. Moudolin bahkan mengatakan ia akan mengirimnya ke sekolah untuk anak-anak nakal dan akan memasukkan Sella ke asrama sekolah jika ia sudah resmi menjadi ibu mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Rin tidak pernah tahu alasan ayahnya mengapa harus menikahi Moudolin, ia sempat menyalahkan ayahnya atas keputusan yang diambilnya. Namun tak lama Rin mengetahui alasan sebenarnya dibalik pernikahan ini adalah dirinya. Mengetahui itu semua akhirnya Rin memutuskan untuk kembali ke Jepang, ia tidak ingin hanya karena dirinya, hidup ayahnya dan Sella menjadi menyedihkan, ia tidak ingin ayahnya menikahi Moudolin.</p>
<p style="text-align:justify;">Tanpa mengetahui alasan sebenarnya mengapa Rin menginginkan untuk kembali ke Jepang, ayah Rin mengantarkannya, berharap Rin akan kembali setelah rindunya pada Jepang terobati. Hanya Edward yang tahu alasan sebenarnya dari kepergian Rin, ia tahu Rin tidak akan kembali. Mengetahui itu semua dari Edward ayah Rin langsung berniat untuk menjemput Rin, tapi lagi-lagi Moudolin mengagalkannya. Ia mengatakan kalau sebaiknya mereka menikah terlebih dahulu sebelum menjemput Rin, karena Rin tidak akan punya alasan lagi untuk tidak kembali di Inggris dan hidup sebagai putri seorang bangsawan.</p>
<p style="text-align:justify;">Demi kepentingan dan kebahagian Rin, akhirnya ayah Rin memutuskan untuk menikahi Moudolin, dan pergi ke Jepang bersama Moudolin untuk menjemput Rin. Sekali lagi Moudolin menunjukkan sikap tidak bersahabat pada Rin, ia mengatakan jika Rin tidak ikut kembali ke Inggris ia mungkin bisa bersikap baik pada Sella, dan hidup bahagia bersama keduanya. Rin yang saat itu hanya menginginkan kebahagian Sella dan Ayahnya, kembali menolak untuk pulang ke Inggis, Ia mengatakan lebih suka tinggal di Jepang bersama kakek dan neneknya, tanpa mengatakan alasan yang sebenarnya pada ayahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kebahagian ayahnya dan Sella yang membuat Rin memilih hidup terpisah dari mereka, dari Inggris yang begitu di rindukannya, dari sosok Arthur cinta pertamanya, dan teman-teman Inggris yang disayanginya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jepang dijadikan tempat oleh Rin untuk menggapai semua impian, tempat dimana ia akan menjadikan dirinya sebagai gadis yang layak untuk keluarga bangsawan, Hingga nanti ia kembali ke Inggris dengan penuh kebanggan.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/lady-5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-224" title="lady 5" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/lady-5.jpg?w=249&#038;h=300" alt="" width="249" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Komik berseri 1-12 jilid ini mengemas dengan sangat manis, perjuangan seorang gadis untuk mencapai impiannya, diantara kemelut masalah keluarga bangsawan, diantara perasaan cinta yang terjalin antara beberapa tokohnya, membuat komik ini begitu menginspirasi, membawa pembacanya dengan mudah masuk ke dalam dunia yang tercipta di komik ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/lady-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-225" title="lady 1" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/lady-1.jpg?w=223&#038;h=300" alt="" width="223" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Komik terbitan Jepang tahun 1987, dan di Indonesia diterbitkan pada tahun 1996 oleh <strong>PT.Elex Media Komputindo</strong>, sempat diadaptasi ke dalam bentuk visual, dan diputar di beberapa negara besar, sayang Indonesia tidak termasuk salah satunya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nyonyakim.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nyonyakim.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nyonyakim.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nyonyakim.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nyonyakim.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nyonyakim.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nyonyakim.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nyonyakim.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nyonyakim.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nyonyakim.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nyonyakim.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nyonyakim.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nyonyakim.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nyonyakim.wordpress.com/183/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=183&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/11/12/lady-lady-hello-lady-lynn/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7603cd73e0fb180d6450cf9e15d8b84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nyonyakim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/lady-21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lady 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/lady-3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lady 3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/lady-4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lady 4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/lady-5.jpg?w=249" medium="image">
			<media:title type="html">lady 5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/lady-1.jpg?w=223" medium="image">
			<media:title type="html">lady 1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hansel and Gretel</title>
		<link>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/11/11/hansel-and-gretel/</link>
		<comments>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/11/11/hansel-and-gretel/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2011 02:58:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nyonyakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review Film/Drama]]></category>
		<category><![CDATA[Cheon Jeong Myeong]]></category>
		<category><![CDATA[Eun Won Jae]]></category>
		<category><![CDATA[Hansel and Gretel]]></category>
		<category><![CDATA[Jin Ji Hye]]></category>
		<category><![CDATA[Korean Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Shim Eun Kyung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nyonyakim.wordpress.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Hansel and Gretel (헨젤과 그레텔) Directed By : Yim Pil Sung Written By : Kim Min Suk Starring : Cheon Jeong-myeong, Eun Won jae, Shim Eun-kyeong, Jin Ji hye Hansel &#38; Gretel adalah film Korea dengan genre horor yang dirilis pada tahun 2007. Film ini mengisahkan tentang seorang salesman muda bernama Lee Eun Soo (Cheon Jeong Myeong) yang mengendarai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=194&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gratel-1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-195" title="hansel &amp; Gratel 1" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gratel-1.jpg?w=645" alt=""   /></a><strong>Hansel and Gretel (헨젤과 그레텔)</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Directed By : Yim Pil Sung</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Written By : Kim Min Suk</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Starring : </strong><a title="Cheon Jeong-myeong" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cheon_Jeong-myeong">Cheon Jeong-myeong</a>, <strong>Eun Won jae</strong>, <a title="Shim Eun-kyeong" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Shim_Eun-kyeong">Shim Eun-kyeong</a>, <strong>Jin Ji hye</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-194"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hansel &amp; Gretel</strong> adalah film Korea dengan genre horor yang dirilis pada tahun 2007. Film ini mengisahkan tentang seorang <em>salesman </em>muda bernama<strong> Lee Eun Soo (Cheon Jeong Myeong) </strong>yang mengendarai mobilnya keluar kota Seoul untuk mengunjungi ibunya yang sedang sakit. Di tengah perjalanan Eun Soo mendapat telepon dari kekasihnya <strong>Hae Young</strong> yang mengatakan dirinya hamil dan meminta Eun Soo datang padanya untuk menunjukkan tanggung jawabnya, membuat Eun Soo kehilangan konsentrasi saat mengemudi dan mengalami kecelakaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat Eun Soo membuka matanya, ia baru menyadari ia baru saja mengalami kecelakaan yang cukup parah, dan sekarang ia berada di sebuah tempat yang begitu asing untuknya. Eun Soo berusaha untuk tetap sadar, untuk mencari pertolongan. Ia melangkah memasuki hutan dengan tubuhnya yang begitu lemah, tidak lama Eun Soo berjalan memasuki hutan, Eun Soo kembali jatuh pingsan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sadar dari pingsannya Eun Soo melihat cahaya, dan menemukan tangan seorang gadis kecil terulur kearahnya. Gadis itu bernama <strong>Kim Young Hee (Shim Eun Kyung) </strong>yang kemudian menolongnya, dan membawa Eun Soo ke rumahnya yang berada di tengah hutan.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-5.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-199" title="hansel &amp; Gretel 5" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-5.png?w=645&#038;h=346" alt="" width="645" height="346" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Eun Soo merasa sangat beruntung mendapat pertolongan dari Young Hee, tidak ada yang lebih baik untuk situasinya sekarang selain mendapat pertolongan dan tempat untuk tinggal, sementara <em>Handphone</em> dan segala hal yang membuatnya bisa meminta pertolongan rusak. Eun Soo berpikir ia akan meminjam telepon atau apapun sebelum kembali ke Seoul. Keluarga Young Hee terlihat seperti keluarga yang bahagia, rumah tempat tinggal mereka sangat hangat, terlebih semua orang di rumah itu menerima kehadiran Eun Soo dengan sangat baik.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-197" title="hansel &amp; Gretel 3" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-3.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Eun Soo, ia merasa anak-anak dalam keluarga ini begitu mudah untuk disayangi, <strong>Kim Man Bok (Eun Won Jae) Kim Young Hee, </strong>dan adik bungsu mereka<strong> Kim Jung Soon (Jin Ji Hye) </strong>disayangi Eun Soo sebagai orang yang sudah menyelamatkan.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-198" title="hansel &amp; Gretel 4" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-4.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Tidak ada keanehan selama Eun Soo tinggal di rumah itu, semua berjalan biasa, walau terkadang Eun Soo merasa orang-orang di rumah ini sedikit aneh, tapi Eun Soo tidak terlalu memikirkannya. Ia hanya perlu bermalam disini, dan besoknya ia akan keluar dari rumah ini untuk kembali ke Seoul.</p>
<p style="text-align:justify;">Eun Soo baru merasa ada yang tidak beres, ketika ia berkali-kali berusaha untuk menemukan jalan keluar dari hutan, hasilnya ia selalu berjalan kembali ke rumah itu. Tak satu pun dari anggota keluarga itu yang mau mengantarnya mencari jalan keluar dari hutan, walaupun Eun Soo memohon dengan sangat pada mereka untuk mengantarkannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Hingga pada satu pagi Eun Soo mendapati orang tua ketiga anak ini meninggalkan rumah, dan menuliskan surat pendek yang mengatakan, Eun Soo harus menjaga anak-anak mereka sementara mereka pergi. Hal itu membenarkan semua dugaan Eun Soo bahwa ada yang tidak beres dengan rumah ini. Fakta bahwa dirinya tidak pernah bisa keluar dari hutan, sekeras apapun ia mencari jalan keluar, seakan membuatnya terperangkap dalam rumah itu bersama ketiga anak yang belakangan mulai menunjukkan keanehan dalam sikap mereka.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-8.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-201" title="hansel &amp; Gretel 8" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-8.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Keanehan yang begitu ganjil mulai ditemukan, sosok-sosok misterius mulai tampak di rumah itu. Kejadian aneh pelan-pelan bermunculan, menjadikan Eun Soo berusaha semakin keras untuk keluar dari rumah itu, tapi sayang Eun Soo gagal dan terpaksa kembali ke rumah itu. terus seperti itu, sampai Eun Soo merasa putus asa dengan semuanya.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-7.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-202" title="hansel &amp; Gretel 7" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-7.png?w=645&#038;h=346" alt="" width="645" height="346" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">di tengah keputuasaannya Eun Soo terus mencari tahu misteri apa yang ada di dalam rumah dan ketiga anak itu, pencarian yang membuat Eun Soo menemukan banyak fakta mengerikan dibalik semua keanehan, termasuk fakta yang menyatakan ia tidak akan pernah bisa keluar dari hutan dan harus hidup bersama anak-anak itu selamanya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='640' height='390' src='http://www.youtube.com/embed/J1lklx2wguE?version=3&amp;rel=1&amp;fs=1&amp;showsearch=0&amp;showinfo=1&amp;iv_load_policy=1&amp;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p style="text-align:center;">credit : <strong><a id="watch-username" href="http://www.youtube.com/user/KMDb02" rel="author">KMDb02</a> You Tube</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dua jempol buat film ini, menggambarkan dengan sangat apik, kejadian-kejadian menegangkan, mengemas dengan sangat cerdas misteri-misteri yang ada di dalamnya, membuat setiap scene film ini penuh dengan kejutan. Akting para pemain film ini pun terbilang sangat bagus, mereka bisa membawakan peran masing-masing dengan sangat baik, walaupun mereka masih terhitung anak-anak.</p>
<p style="text-align:justify;">Film ini banyak diikutsertakan dalam Festival-festival bergengsi seperti London Film Festival 2008, Dublin International Film Festival 2010, Vancouver International Film Festival &#8211; Closing film, Dragons and Tigers section, Puchon International Fantastic Film Festival 2008 &#8211; Special Mention from the European Federation of Fantastic Film Festivals Jury. Dan masih banyak lagi festival film lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang penasaran dengan filmnya, bisa <strong>Klik foto </strong>di bawah ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.dramacrazy.net/korean-movie/hansel-and-gretel-watch/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-203" title="hansel &amp; Gretel 9" src="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-9.png?w=185&#038;h=300" alt="" width="185" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Source :<a href="http://www.dramacrazy.net/"> Dramacrazy</a>,<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hansel_and_Gretel_%282007_film%29"> wikipedia</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nyonyakim.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nyonyakim.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nyonyakim.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nyonyakim.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nyonyakim.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nyonyakim.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nyonyakim.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nyonyakim.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nyonyakim.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nyonyakim.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nyonyakim.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nyonyakim.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nyonyakim.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nyonyakim.wordpress.com/194/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nyonyakim.wordpress.com&amp;blog=11878331&amp;post=194&amp;subd=nyonyakim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nyonyakim.wordpress.com/2011/11/11/hansel-and-gretel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7603cd73e0fb180d6450cf9e15d8b84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nyonyakim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gratel-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hansel &#38; Gratel 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-5.png" medium="image">
			<media:title type="html">hansel &#38; Gretel 5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hansel &#38; Gretel 3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hansel &#38; Gretel 4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-8.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hansel &#38; Gretel 8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-7.png" medium="image">
			<media:title type="html">hansel &#38; Gretel 7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nyonyakim.files.wordpress.com/2011/11/hansel-gretel-9.png?w=185" medium="image">
			<media:title type="html">hansel &#38; Gretel 9</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
